TENGGARONG – Upaya memperluas akses internet masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diwacanakan melalui pengadaan perangkat internet gratis di 3.212 Rukun Tetangga (RT).

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar mengusulkan program tersebut sebagai salah satu alternatif kegiatan melalui bantuan keuangan RT tahun ini.

Kepala DPMD Kukar, Arianto mengatakan usulan tersebut disusun dengan mempertimbangkan petunjuk teknis (juknis), ketersediaan anggaran, serta waktu pelaksanaan yang terbatas.

Pengadaan perangkat internet diharapkan menjadi kegiatan yang dapat dilaksanakan secara serentak di seluruh RT apabila mendapat persetujuan pimpinan.

“Rencananya, mudah-mudahan salah satunya adalah pengadaan perangkat internet gratis di tingkat RT,” ujarnya saat ditemui di Loa Kulu pada Selasa (13/10/2026).

Arianto menjelaskan, sesuai juknis, terdapat empat bidang kegiatan yang dapat direncanakan oleh masing-masing RT, yakni ketahanan sosial, pemberdayaan masyarakat, infrastruktur, dan operasional RT.

Bidang ketahanan sosial mencakup bantuan bagi warga sakit, ibu hamil, penanganan rumah tidak layak huni, serta penyediaan makanan bergizi bagi lansia dan balita.

Sementara itu, pemberdayaan masyarakat meliputi pelatihan dan kegiatan lain yang mendukung peningkatan kapasitas warga.

Adapun bidang infrastruktur dapat dimanfaatkan untuk penanganan lingkungan dalam skala kecil, sedangkan operasional digunakan untuk mendukung kebutuhan kegiatan RT.

“Empat bidang inilah yang sekarang sedang direncanakan dan disusun menjadi kegiatan oleh masing-masing RT,” jelasnya.

Di tengah penyusunan rencana kegiatan tersebut, DPMD Kukar mengusulkan adanya program spesifik yang bisa dilaksanakan secara serentak dan berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Pengadaan perangkat internet menjadi salah satu pilihan yang tengah diperhitungkan berdasarkan alokasi anggaran setelah dikurangi kebutuhan operasional.

Arianto menyebutkan, berdasarkan perhitungan awal, anggaran sekitar Rp12 juta per RT dinilai memungkinkan untuk pengadaan perangkat sekaligus pembayaran kuota internet selama tiga bulan.

“Dengan anggaran sekitar Rp12 juta, seluruh perangkat bisa dibeli dan pembayaran kuota internet untuk tiga bulan juga bisa terpenuhi, insyaallah,” ungkapnya.

Jika disetujui, setiap RT nantinya diarahkan membeli perangkat yang dapat digunakan untuk menyediakan akses internet bagi masyarakat di wilayah masing-masing.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan komunikasi dan memudahkan warga dalam mengakses informasi.

Meski demikian, Arianto menegaskan rencana tersebut masih berupa usulan. DPMD Kukar akan melakukan simulasi lebih lanjut sebelum pelaksanaannya diputuskan oleh pimpinan, dengan mempertimbangkan kesesuaian program terhadap kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah.

“Kalau nanti disimulasikan dan pimpinan menyetujui, serta program tersebut sesuai dengan janji Pak Bupati dan kebutuhan masyarakat, insyaallah akan kami laksanakan,” tutupnya. (Adv/Diskominfo/Kukar).

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version