Sidoarjo – Setelah sukses menggelar gerakan “Jihad Rawat Kali” yang hingga kini masih berlangsung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali meluncurkan gerakan baru bertajuk “Jihad Rawat Taman”. Program ini bertujuan untuk menjaga kebersihan serta estetika taman kota dan ruang terbuka hijau di wilayah Sidoarjo.

Gerakan ini resmi dimulai pada Jumat (21/02/2025) dengan kegiatan kerja bakti di Alun-alun Sidoarjo, yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, Ketua TP. PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa kebersihan dan keindahan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah. Oleh karena itu, gerakan ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga ruang hijau agar tetap bersih dan asri.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan gerakan Jihad Rawat Taman, kami berharap semakin banyak warga yang sadar akan pentingnya menjaga ruang hijau tetap bersih dan indah,” ujar Mimik.

Selain itu, gerakan ini juga menjadi langkah konkret Pemkab Sidoarjo dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan kenyamanan warga. Menurut Mimik, taman kota bukan hanya tempat bersantai, tetapi juga aset penting bagi masyarakat yang harus dijaga bersama.

Lebih lanjut, Mimik mengungkapkan bahwa gerakan ini merupakan inisiatif dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo dan akan menjadi agenda rutin yang digelar setiap hari Jumat. Program ini juga akan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sidoarjo.

“Kegiatan ini, Insyaallah, akan diikuti oleh Forkopimda dan seluruh OPD, serta dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, menyoroti pentingnya menjaga kebersihan Alun-alun Sidoarjo sebagai pusat aktivitas masyarakat. Ia menyebut bahwa alun-alun sering kali menjadi titik kumpul warga, sehingga kebersihannya harus tetap dijaga agar tetap nyaman dan asri.

“Gerakan ini sangat penting, sebab Alun-alun yang berada di tengah kota ini sering kali dipenuhi sampah. Untuk itu, mari kita bersama-sama menjaga kebersihannya agar tetap rapi dan nyaman bagi masyarakat,” ungkap Fenny.

Selain Alun-alun Sidoarjo, pemerintah juga menargetkan beberapa taman kota lainnya untuk menjadi prioritas dalam program ini. Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan ruang hijau.

Program “Jihad Rawat Taman” diharapkan dapat membawa dampak positif bagi tata kota Sidoarjo. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, gerakan ini juga bertujuan untuk membangun budaya peduli lingkungan di kalangan masyarakat.

“Ke depan, taman-taman lain di Sidoarjo juga akan menjadi bagian dari program ini. Dengan adanya Jihad Rawat Taman, kami berharap Sidoarjo dapat semakin asri, nyaman, dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kebersihan lingkungan,” pungkas Fenny.

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version