Ijtihad terhadap suatu kebenaran akan menghasilkan keyakinan. Keyakinan perlu diperjuangkan. Perjuangan mempunyai resiko. Maka pejuang sejati tak akan pernah risau, karena paham betul medan yang dihadapi dan resiko di masa mendatang.

Hasil ijtihad yang berbeda, akan sangat dipahami sebagai hazanah, sehingga pertentangan terhadap hasil ijtihad sahih akan diterima dan ditanggapi dengan ilmu. Hal ini tak akan menjelmakan perbedaan tersebut menjadi sebuah pertengkaran atau permusuhan. Prinsipnya berbeda itu biasa.

Bagi yang tidak siap mengambil jalan tersebut bisa bisa akan frustasi atau bahkan mudah menyalahkan, atau malah yang lebih parah akan menstigma yang berbeda sebagai musuh. Berdiam diri atas sesuatu yang dijtihadi tidak benar memang lebih kecil resikonya, karena diam saja itu sudah baik, tapi tentu derajatnya berbeda dengan yang berpayah payah bersusah susah berteriak tentang sesuatu yang haq. Kebencian, umpatan dan cacian itu hanya bagian kecil dari perjuangan.

Ada yang lebih dahsyat dari itu semua, kekerasan fisik dan mental bahkan _caracter asasination_ bisa saja terjadi. Sebagaimana yang terjadi pada KH. Abdussalam Shohib atau yang akrab dipanggil Gus Salam Pengasuh PP. Mambaul Maarif Denanyar yang sekaligus Wakil Ketua PWNU Jatim.

Akibat sikap yang diambil dalam upaya iqomatul haq atas ijtihad yang diyakini, Beliau harus menanggung resiko berupa pemberhentian dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur yang masa khidmatnya akan segera berakhir di September 2023 mendatang.

Ridlo terhadap ketentuan Allah SWT merupakan bagian dari akhlaq makhluq kepada Sang Kholiq Allah SWT.Berjuang iqomatul haq, merupakan upaya mengaktualisasikan perintah Allah SWT, ini juga merupakan akhlaq yang karim terhadap Allah SWT.

Maka ilmu dan kesabaran sangat dibutuhkan untuk memandu keduanya.Yakin saja bahwa Allah SWT akan memudahkan jalan, jadi rileks saja, tidak perlu baper atau membawa bawa nafsu dan amarah, karena Allah SWT yang akan mengatur semuanya, manusia hanya butuh menjalani dengan istiqomah.

Amirul Arifin Bani Suroto (Wakil Ketua PCNU Jombang 2017 – 2022)

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version