Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPMD Kukar Siapkan Pendekar Idaman Terbaik di Tiap RT untuk Kawal Program RT-Ku Terbaik

    23 Oktober 2026

    Program Terima Kasih Guru Ngajiku, Pemkab Kukar Perluas Insentif bagi Lima Agama

    23 Oktober 2026

    Lantik 11 Pejabat, Bupati Kukar Minta Segera Beradaptasi dan Berinovasi

    23 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Jumat, 23 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Kesehatan Dian2 September 20261,400

    230 Santri Mambaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan MBG

    Suasana ruang perawatan di salah satu rumah sakit rujukan santri Ponpes Mambaul Hikam yang diduga mengalami keracunan MBG, Selasa (1/9/2026).
    Suasana ruang perawatan di salah satu rumah sakit rujukan santri Ponpes Mambaul Hikam yang diduga mengalami keracunan MBG, Selasa (1/9/2026).
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email
    Kukar Idaman

    Sidoarjo – Suasana Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, mendadak berubah menjadi jalur evakuasi. Ratusan santri dan santriwati diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), hingga harus dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan pada Selasa malam (1/9/2026).

    Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 230 santri mengalami keluhan kesehatan. Gejala yang dirasakan di antaranya mual, muntah, dan sakit perut. Sejumlah ambulans terlihat hilir mudik keluar masuk kompleks pesantren untuk membawa para santri menuju rumah sakit dan klinik agar segera mendapatkan penanganan medis.

    Para santri yang mengalami keluhan tidak dirawat di satu tempat. Mereka tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain Klinik Azka Medika, RSUD RT Notopuro, RS Delta Surya, RS Pusura Gelam, RS Siti Hajar, serta RS Siti Fatimah Tulangan. Penyebaran pasien ke beberapa rumah sakit dilakukan seiring banyaknya santri yang membutuhkan pemeriksaan dan perawatan.

    Salah satu wali santri, Faktur (46), mengaku terkejut setelah mengetahui putrinya termasuk dalam santri yang harus menjalani perawatan. Ia kemudian mendatangi RS Siti Fatimah Tulangan untuk mendampingi anaknya.

    “Sebaiknya program MBG ini dievaluasi lagi. Kejadian seperti ini bukan sekali dua kali. Kasihan anak-anak sampai harus dirawat di rumah sakit. Ini sangat fatal. Saya berharap program ini dihentikan sementara, karena mutu makanannya dipertanyakan. Apalagi kejadiannya di lingkungan pondok,” ujar Faktur saat ditemui di rumah sakit.

    Menurut Faktur, kejadian yang membuat banyak santri harus mendapat penanganan medis semestinya menjadi bahan evaluasi serius. Ia berharap kualitas makanan yang diberikan kepada para penerima program diperiksa secara ketat sehingga keamanan makanan tetap menjadi perhatian utama.

    Sementara itu, Pengurus Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Ustadz Raihan (20), menjelaskan bahwa sekitar 1.000 orang di lingkungan pesantren menerima menu MBG, termasuk para pengurus. Mekanisme distribusi makanan untuk santri putra dan putri dilakukan dengan cara berbeda.

    Untuk santri putra, makanan dikirim menggunakan baskom berukuran besar dan dibawa dengan nampan. Sedangkan santri putri menerima makanan dengan sistem ompreng satuan. Setelah mengetahui sejumlah santri mengalami gangguan kesehatan, pihak yayasan langsung mengupayakan pertolongan dan berkoordinasi dengan rumah sakit.

    “Total santri yang menerima MBG sekitar 1000 orang, termasuk para pengurus. Begitu mengetahui ada santri yang sakit, pihak yayasan langsung berkoordinasi dengan rumah sakit dan memberangkatkan beberapa unit ambulans,” jelas Raihan.

    Ia juga meminta seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Mambaul Hikam, termasuk para wali santri, tetap tenang selama proses penanganan berlangsung. Semua pihak diminta tidak saling menyalahkan sebelum penyebab pasti kejadian tersebut diketahui.

    “Kepada masyarakat di luar, kami mohon agar tidak mudah percaya pada berita simpang siur di media sosial,” tambahnya.

    Hingga berita ini diturunkan, pendataan terhadap jumlah santri yang mengalami keluhan masih terus dilakukan. Pihak terkait juga masih melakukan penelusuran dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.

    Insiden yang melibatkan ratusan santri ini menjadi perhatian karena terjadi dalam satu lingkungan pesantren dan dalam waktu yang hampir bersamaan setelah para penerima menyantap menu MBG. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap makanan, proses pengolahan, hingga distribusinya dibutuhkan untuk memastikan sumber gangguan kesehatan tersebut.

    Penanganan medis terhadap para santri tetap menjadi prioritas utama. Sementara itu, hasil penyelidikan dari pihak berwenang nantinya diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kejadian sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis di lingkungan pendidikan dan pesantren.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKarhutla Kukar Menurun, Penanganan Diperkuat
    Next Article Respons Cepat Puskesmas Sukodono Tangani Dua Balita Bermasalah Gizi, Bayi 7 Bulan Alami Gizi Buruk dan Stunting

    Related Posts

    Peduli Asap Karhutla, Gema Keadilan Kaltim Bagikan Masker di Samarinda

    20 Oktober 2026

    Respons Cepat Puskesmas Sukodono Tangani Dua Balita Bermasalah Gizi, Bayi 7 Bulan Alami Gizi Buruk dan Stunting

    2 September 2026

    Kabut Asap, Pelajar Samarinda Dapat Masker Gratis dari H. Arif Kurniawan

    1 September 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    DPMD Kukar Siapkan Pendekar Idaman Terbaik di Tiap RT untuk Kawal Program RT-Ku Terbaik

    23 Oktober 2026

    Program Terima Kasih Guru Ngajiku, Pemkab Kukar Perluas Insentif bagi Lima Agama

    23 Oktober 2026

    Lantik 11 Pejabat, Bupati Kukar Minta Segera Beradaptasi dan Berinovasi

    23 Oktober 2026

    Ponton Bermuatan Batu Bara Tabrak Rumah Warga di Loa Duri Ulu, Perusahaan Siap Bertanggung Jawab

    22 Oktober 2026

    Melalui Kukar Idaman Terbaik, 2.197 Santri Terima Bantuan Pendidikan

    22 Oktober 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.