Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Jumat, 24 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    DPRD Bontang Dini4 Desember 20244

    Sem Nalpa Mario Guling Gelar Reses, Aspirasi Warga Infrastruktur Hingga Hutan Lindung Siap Diperjuangkan

    Suasana Reses Sem Nalpa Mario guling di Jl. Perintis RT 03 No. 44 Kelurahan Kanaan, Selasa (3/12/2024)
    Suasana Reses Sem Nalpa Mario guling di Jl. Perintis RT 03 No. 44 Kelurahan Kanaan, Selasa (3/12/2024)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Bontang – Anggota DPRD Kota Bontang dari Fraksi Gerindra, Sem Nalpa Mario Guling, mengadakan reses sekaligus silaturahmi dengan masyarakat Kelurahan Kanaan, Selasa (3/12/2024). Bertempat di Jalan Perintis RT 03 No. 44, kegiatan ini dimulai pukul 19.00 WITA dan berlangsung hingga larut malam, dengan partisipasi aktif warga setempat.

    Forum ini dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebutuhan infrastruktur dan pemerataan pembangunan di wilayah Kanaan, yang hingga kini masih menjadi perhatian utama.

    Minim Penerangan Jalan, Warga Resah

    Salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah kurangnya lampu penerangan di jalan lingkungan. Kondisi gelap gulita di malam hari dinilai tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat tetapi juga meningkatkan risiko keamanan.

    “Banyak jalan di Kanaan yang gelap saat malam, membuat kami khawatir, terutama bagi anak-anak dan perempuan yang sering melewati jalan tersebut,” ungkap seorang warga.

    Sem Nalpa Mario Guling berjanji untuk membawa persoalan ini ke pembahasan DPRD. Ia menegaskan bahwa penerangan jalan harus menjadi prioritas pemerintah, khususnya di wilayah yang padat penduduk dan rawan.

    Pelebaran Jalan Utama Mendesak

    Selain penerangan, pelebaran jalan utama di Kanaan juga menjadi sorotan warga. Jalan yang sempit dan sering digunakan sebagai jalur alternatif menuju Bonles, pemakaman, serta sekolah-sekolah, dinilai tidak lagi memadai.

    “Jalan utama di Kanaan terlalu sempit untuk menampung volume kendaraan yang semakin tinggi. Kami berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk memperlebar jalan ini,” kata seorang warga.

    Sem menyatakan apresiasinya atas masukan tersebut dan memastikan akan mengupayakan agar pelebaran jalan utama di Kanaan menjadi prioritas pembangunan.

    Gang Belum Tersentuh Semenisasi dan Drainase

    Warga Kanaan juga menyoroti minimnya semenisasi dan drainase di gang-gang lingkungan mereka. Kondisi ini seringkali menyebabkan genangan air, terutama saat musim hujan, sehingga mengganggu kenyamanan dan kebersihan.

    “Kami harap pemerintah memperhatikan gang-gang yang kondisinya masih memprihatinkan. Semenisasi dan drainase harus menjadi prioritas,” ujar seorang tokoh masyarakat.

    Sem Nalpa menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan tersebut guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    Pembebasan Hutan Lindung untuk Pemukiman

    Masalah lain yang mencuat dalam reses tersebut adalah keberadaan hutan lindung di sepanjang Jalan Sukarno-Hatta (Eks Jalan Flores), khususnya di kawasan Telihan, Kanaan, dan jalan poros Bonles.

    “Kawasan lain di Kota Bontang sudah sangat padat. Perluasan pemukiman kini mengarah ke Bontang Barat. Untuk itu, pembebasan lahan hutan lindung menjadi kebutuhan mendesak,” kata warga lainnya.

    Sem mendukung usulan ini dan akan menyuarakannya dalam rapat-rapat dewan. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dengan pelestarian lingkungan.

    Komitmen untuk Pemerataan Pembangunan

    Di akhir reses, Sem menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan di seluruh kecamatan di Kota Bontang.

    “Kami meminta pemerintah memastikan pemerataan pembangunan agar semua warga Kota Bontang dapat merasakan keadilan,” tegasnya.

    Acara reses ini menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat dalam mencapai pembangunan yang merata dan berkeadilan.

    berita DPRD Bontang DPRD Bontang Kabar Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleAspirasi Guru Ngaji dan Jalan Rusak Warnai Reses Saeful Rizal
    Next Article Membangun Jati Diri Daerah: Kutim Gelar FGD Pemajuan Kebudayaan

    Related Posts

    Momentum Isra Mi’raj, Suharno: Jadikan Sebagai Introspeksi dan Peningkatan Iman

    26 Januari 2025

    Aspirasi Guru Ngaji dan Jalan Rusak Warnai Reses Saeful Rizal

    4 Desember 2024

    Saeful Rizal: Guru adalah Pilar Peradaban, Selamat Hari Guru!

    25 November 2024

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.