Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Jumat, 24 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    DPRD Kaltim Dini10 Agustus 202514

    Hamas Nahkodai DPW Kaltim Desa Bersatu, Siapkan 4 Program Jitu

    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Samarinda – Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Hasanuddin Mas’ud atau yang akrab disapa Hamas resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kaltim Desa Bersatu. Pelantikan digelar di Puri Senyiur Samarinda, Minggu (10/8/2025), dihadiri Anggota DPD RI Dapil Kaltim Yulianus Henock Samual serta perwakilan berbagai asosiasi desa.

    Hasanuddin terpilih setelah mendapat dukungan penuh dari berbagai organisasi desa dalam pleno Musyawarah Daerah I DPW Desa Bersatu Kaltim, Sabtu (9/8/2025). Dukungan datang dari AKSI Kaltim, APDESI Kaltim, PABPDSI Kaltim, PAPDESI Kaltim, DPN PPDI Kaltim, APEDNAS Kaltim, KOMPAKDESI Kaltim, PARADE Nusantara Kaltim, hingga PPDI Kaltim.

    Dalam sambutannya, Hasanuddin menegaskan bahwa pelantikannya bukan sekadar seremonial, tetapi sebuah deklarasi persatuan desa di Kaltim. “Desa-desa yang ada di Kalimantan Timur ini bersatu. Bersatu untuk maju. Penunjukan ini bukan hadiah, tetapi amanah yang membawa tanggung jawab kepada diri pribadi dan masyarakat,” ujarnya.

    Ia bahkan menyatakan siap mundur jika dinilai gagal menjalankan tugas. “Bila mana dalam amanah ini saya tidak berhasil, dengan ikhlas saya akan mengundurkan diri,” tegasnya.

    Hasanuddin memaparkan empat program prioritas untuk membangun desa:

    1. Penguatan Ekonomi Desa
      Ia menargetkan setiap desa mampu mandiri dengan mengoptimalkan sumber daya alam, manusia, dan potensi lokal. Program ini akan memanfaatkan dukungan pendanaan dari pemerintah, di antaranya Rp200 juta per desa dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) serta program satu desa Rp1 miliar dari Gubernur Kaltim dalam bentuk program kerja.

    Fokusnya mencakup pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, maupun pariwisata. Produk desa akan dipromosikan melalui pameran regional dan nasional, serta digital marketing.

    “Desa harus paham soal pemasaran digital. Kita fasilitasi pelatihan kewirausahaan dan akses modal melalui Jamkrida dengan bunga nol persen,” jelasnya.

    1. Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM)
      Program ini mencakup pelatihan teknis bagi perangkat desa terkait manajemen keuangan, perencanaan pembangunan, dan pelayanan publik. Selain itu, desa akan mendapat pendidikan dan pelatihan keterampilan digital, usaha kreatif, dan pertanian modern.

    Hasanuddin juga menargetkan setiap desa memiliki jaringan internet gratis berbasis tenaga surya.

    “Saya ingin setiap desa punya wifi mandiri. Tidak pakai PLN, tapi tenaga surya,” ungkapnya.

    1. Penguatan Kolaborasi Antar-Desa
      Ia mendorong forum diskusi antarwilayah (FGD) untuk memaksimalkan potensi bersama di bidang peternakan, pertanian, dan industri kreatif. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan produk bernilai tambah dan distribusi hasil yang lebih merata.
    2. Pertukaran Potensi Desa
      Hasanuddin mengusulkan mekanisme pertukaran potensi dan sumber daya antar-desa untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Menurutnya, langkah ini akan memperkuat jaringan ekonomi desa dan mengurangi ketimpangan antarwilayah.

    Di hadapan para pengurus dan tamu undangan, ia mengajak seluruh pihak bekerja keras, cerdas, ikhlas, dan tuntas. “Kerjakan sekarang, jangan tunda sampai besok. Tuntas, sehingga bisa kita pertanggungjawabkan,” katanya.

    Hasanuddin menutup pidatonya dengan tekad menjadikan desa sebagai pusat ekonomi rakyat, sumber inovasi, dan benteng persatuan. “Dengan desa yang kuat dan bersatu, akan tercipta Kaltim hebat dan Indonesia bermartabat,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleWarga Loa Kulu Minta Perbaikan Infrastruktur Hingga Pertanian, HM Jamhari Siap Perjuangkan
    Next Article Pemuda Pancasila Kaltim Nobar Film Believe, Teguhkan Semangat Nasionalisme

    Related Posts

    Firnadi Ikhsan: Fraksi PKS Kaltim Komitmen Dukung Hak Angket

    6 Mei 2026

    Lewat PDD ke-3, Jahidin Dorong Partisipasi Aktif Warga dalam Demokrasi

    10 April 2026

    PDD ke-11, Prof. Jahidin Dorong Masyarakat Melek Hak Sipil di Samarinda

    28 November 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.