Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Kukar Raih TPID Award 2026, Buah Kerja Pengendalian Inflasi di Era Aulia-Rendi

    24 September 2026

    Ahmad Yani Besaprah, Tradisi Makan Bersama yang Harus Terus Dilestarikan

    24 September 2026

    KUA-PPAS 2027 Disepakati Rp5,4 Triliun, Masih Menanti Dana Kurang Salur Rp2,2 Triliun

    24 September 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Kamis, 24 September 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    DPRD Kukar Alawi Mohammad24 September 2026425

    Ahmad Yani Besaprah, Tradisi Makan Bersama yang Harus Terus Dilestarikan

    Suasana tradisi Beseprah dalam rangkaian Erau Adat Kutai 2026 di Tenggarong, Kamis (24/9/2026). Ketua DPRD Kutai Kartanegara Ahmad Yani turut berbaur bersama masyarakat menikmati hidangan dalam tradisi makan bersama tersebut. (dok.Javasia).
    Suasana tradisi Beseprah dalam rangkaian Erau Adat Kutai 2026 di Tenggarong, Kamis (24/9/2026). Ketua DPRD Kutai Kartanegara Ahmad Yani turut berbaur bersama masyarakat menikmati hidangan dalam tradisi makan bersama tersebut. (dok.Javasia).
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Tenggarong – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menghadiri kegiatan Besaprah yang menjadi salah satu rangkaian dalam pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026.Tradisi makan bersama tersebut dinilai tidak hanya menjadi bagian dari budaya masyarakat Kutai, tetapi juga memiliki makna penting tentang kebersamaan dan berbagi. Ribuan warga hadir duduk berbaur di sepajang jalan di depan musium mulawarman, jalan di ponegoro tenggarong tampa mebedakan tingkatan dan jabatan tua maupun muda, kamis 24/9/2019

    Ahmad Yani mengatakan, tradisi Besaprah harus terus dilestarikan dan dijaga keberadaannya. Menurutnya, makan bersama dalam satu saprah mengandung nilai sosial yang kuat, terutama dalam membangun kebersamaan antarmasyarakat.

    “Ini kan harus dilestarikan. Budaya Besaprah, budaya makan bersama. Intinya sebenarnya adalah berbagi. Bagaimana kita bisa memberi makan dan bersama-sama makan,” ujar Ahmad Yani.

    Ia menyebut, Besaprah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Erau yang harus terus menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Kukar. Tradisi tersebut mengajarkan bahwa rezeki dan karunia yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa patut disyukuri dan dibagikan kepada sesama

    Menurutnya, kegiatan Besaprah yang digelar tahun ini telah berjalan dengan baik. Namun, ke depan pelaksanaannya masih dapat dikembangkan, termasuk memberikan ruang untuk memperkenalkan dan menilai berbagai makanan tradisional yang disajikan masyarakat

    “Ke depan siapa tahu panitia bisa juga ada penilaian-penilaian terkait makanan tradisional. Mana yang paling enak di lidah, itu juga perlu. Tetapi yang paling penting makanan itu sehat, halal dan enak dikonsumsi,” katanya

    Ahmad Yani menilai, makanan yang disajikan dalam kegiatan budaya tidak hanya harus menarik dari sisi rasa, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan kelayakan konsumsi. Sebab, pesta budaya seperti Erau menurutnya juga menjadi bagian dari upaya menjaga kehidupan masyarakat yang sehat

    Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut ambil bagian dalam Besaprah. Hampir seluruh lapisan masyarakat terlihat ikut makan bersama dan menikmati beragam kuliner tradisional yang disiapkan

    “Ini luar biasa, karena masyarakat kita hampir semua turun untuk makan bersama. Banyak kuliner dan makanan yang kita saksikan. Insyaallah ini adalah bagian dari budaya kita yang terus kita lestarikan dan kita hadirkan setiap tahun,” tuturnya

    Dengan terus dilaksanakannya Besaprah, Ahmad Yani berharap nilai kebersamaan, gotong royong, rasa syukur dan berbagi tetap hidup di tengah masyarakat Kukar, sekaligus menjadi warisan budaya yang dapat dikenalkan kepada generasi berikutnya.(ADV/DPRD/KUKAR).

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKUA-PPAS 2027 Disepakati Rp5,4 Triliun, Masih Menanti Dana Kurang Salur Rp2,2 Triliun
    Next Article Kukar Raih TPID Award 2026, Buah Kerja Pengendalian Inflasi di Era Aulia-Rendi

    Related Posts

    KUA-PPAS 2027 Disepakati Rp5,4 Triliun, Masih Menanti Dana Kurang Salur Rp2,2 Triliun

    24 September 2026

    Beseprah Erau 2026, Sekretariat DPRD Kukar Dorong Semangat Pelayanan kepada Masyarakat

    24 September 2026

    DPRD Kukar Bakal Panggil PLN soal Mati Lampu

    24 September 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Kukar Raih TPID Award 2026, Buah Kerja Pengendalian Inflasi di Era Aulia-Rendi

    24 September 2026

    Ahmad Yani Besaprah, Tradisi Makan Bersama yang Harus Terus Dilestarikan

    24 September 2026

    KUA-PPAS 2027 Disepakati Rp5,4 Triliun, Masih Menanti Dana Kurang Salur Rp2,2 Triliun

    24 September 2026

    Beseprah Erau 2026, Sekretariat DPRD Kukar Dorong Semangat Pelayanan kepada Masyarakat

    24 September 2026

    Beseprah Erau 2026, Raja Menjamu Rakyat dan Perkuat Kebersamaan

    24 September 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.