Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Jumat, 24 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Nasional dexpert16 Mei 20230

    Sultan Bojong Koneng Memimpin 113 Orang dalam Umrah

    Tindakan luar biasa Agus Suhela dalam umroh mendapatkan apresiasi dari Ketua Komnas Haji dan Umroh, Mustolih Siradj. Bahkan, menjadi inspirasi bagi para crazy rich
    Ilustrasi Ibadah Umrah
    Ilustrasi Ibadah Umrah (.inet)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Jakarta – Agus Suhela, yang disebut sebagai “sultan” di Bojong Koneng, tiba-tiba menjadi pusat perhatian publik setelah ia memfasilitasi keberangkatan umrah bagi 113 orang dari dua lingkungan di kampungnya.

    Ketua Komnas Haji dan Umroh, Mustolih Siradj menuturkan, apa yang telah dilakukan oleh haji Agus Suhela ini patut diapresiasi. Bahkan menurutnya, tindakan Haji Agus ini bisa menjadi contoh atau diikuti oleh mereka-mereka yang disebut crazy rich.

    “Saya kira ini bisa menjadi contoh dan inspirasi banyak orang, terutama bagi mereka-mereka yang disebut crazy rich atau orang-orang yang sekarang sedang berada di atas roda kehidupan,” kata Mustholih, Senin (15/5/2023).

    Tindakan Mulia Sultan Bojong Koneng Fasilitasi Umrah Masyarakat Kecil

    Mustholih berpendapat bahwa tindakan yang dilakukan Agus Suhela ini sebuah fenomena yang menarik dan positif. Di tengah masyarakat yang kekurangan atau kesulitan ekonomi, apa yang dilakukan sultan bojong koneng itu, menurutnya sangat mulia dengan memberangkatkan mereka umroh, hal yang mungkin hanya bisa menjadi mimpi dan angan-angan saja bagi masyarakat kalangan bawah.

    “Saya kira ini satu fenomena yang menarik dan positif ya, mudah-mudahan ini bisa menjadi trigger juga bagi masyarakat yang statusnya sebagai orang yang mampu untuk kemudian mengumrohkan masyarakat yang belum punya kesempatan karena misalkan faktor ekonomi,” kata Mustholih.

    Mustholih Mengungkapkan Biaya dan WaktuTunggu Haji Semakin Tinggi

    Mustholih mengungkapkan bagaimana biaya atau ongkos untuk pergi haji saat ini semakin mahal. Pada 2017, masyarakat cukup menyiapkan dana Rp 19 juta – Rp 20 juta untuk bisa berangkat haji. Belum lagi waktu tunggu yang lama, sehingga tidak heran juga banyak masyarakat yang memilih berangkat umroh terlebih dahulu, karena keinginan mereka untuk berkunjung ke rumah Allah.

    “Oleh karena itu apa yang dilakukan pak haji Agus ini sesuatu yang positif dan memiliki nilai pahala yang tinggi, ketika kemudian mengajak sekian banyak orang mengajak ke tanah suci untuk menunaikan umroh. karena ibadah umroh ini kan disebut juga haji kecil karena minus wukuf di arafah dan lempar jumrah dan mabit di Mina, lainnya kan sama,” kata dia.

    “Sekarang kalau saya lihat biaya umroh yang ditawarkan PPIU rata-rata itu sudah di angka Rp 35 juta ke atas, ini kan angka yang sulit dijangkau masyarakat kalangan bawah yang berpenghasilan terbatas,” kata Mustholih.

    “Semoga ini tren positif di tengah orang sedang kesulitan, mengalami masalah ekonomi, beliau ini  melanjutkan tren positif,” sambungnya.

    Nasib Korban First Travel yang Hingga Kini Belum Berangkat Umroh

    Mustholih sedikit menyinggung atas nasib korban first travel yang hingga kini juga belum berangkat umroh. Menurutnya, di antara para korban ini, ada juga dari kalangan masyarakat kurang mampu yang sangat ingin berangkat umroh, namun karena ulah oknum nakal first travel, membuat mimpi mereka harus terkubur.

    “Saya memberikan usul kepada beliau, perlu mencari memilah dan memilih korban first travel yang memimpikan umroh, ini akan mengobati mereka-mereka yang belum berkesempatan, sudah niat tapi malah ditipu oknum travel,” kata Mustholi.

    Info Haji 2023 Sultan Bojong Koneng Umrah 2023
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleRUU PPRT Disiapkan untuk Melindungi dan Menjamin Hak Pekerja Rumah Tangga
    Next Article Polri Ungkap Alasan Kembali Menerapkan Tilang Manual

    Related Posts

    Syukuran Pangkat dan Halal Bihalal Lemasmil III Penuh Kekeluargaan

    11 April 2025

    PJS Sultra Makin Perkuat Eksistensi Media Siber di Daerah

    20 Desember 2024

    Semangat Ciptakan Wartawan Profesional di HUT ke-2 PJS

    27 Mei 2024

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.