Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Sabtu, 25 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    DPRD Kaltim Astri Nurfianti22 Oktober 20232

    Nidya Imbau Masyarakat Hati-hati Pinjol dan Investasi Bidong

    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Samarinda – Anggota DPRD Kaltim Nidya Listiyono mengajak masyarakat untuk berhati-hati terhadap godaan aplikasi pinjam online (Pinjol). Ketua Komisi II ini juga mendapatkan banyak keluhan tentang maraknya investasi bodong. Ia menyoroti dampak negatif yang seringkali menimpa masyarakat yang tergiur akibat perjanjian-tawaran tersebut.

    Nidya sapaan akrabnya, mengungkapkan kemudahan transaksi peminjaman kadang menjadi masyarakat lalai.

    “Pinjol bisa memudahkan proses peminjaman uang dan mempercepat pengadaan dana,” ungkapnya.

    Namun, ia menekankan bahwa masalah muncul ketika proses pembayaran yang dihadapi masyarakat terasa tidak terjangkau, terutama dengan suku bunga yang tinggi dan jangka waktu yang singkat.

    “Pinjol seringkali merusak keuangan kita karena suku bunganya yang tinggi, dan dalam waktu yang singkat, utang harus dibayar. Terlebih lagi, bagi masyarakat dengan pendapatan terbatas, seperti gaji sebesar Rp2,3 juta, ini bisa menjadi masalah serius. karena itu, perlu hati-hati,” ujarnya.

    Politisi Golkar ini juga mengungkapkan bahwa banyak kelompok masyarakat, termasuk di Kalimantan Timur, yang terjebak dalam investasi bodong. Ia menyoroti salah satu indikator investasi bodong, yaitu janji keuntungan besar dengan modal kecil dalam waktu yang singkat.

    “Mereka ini biasanya menjanjikan keuntungan atau bunga yang besar sehingga masyarakat tergiur,” terangnya.

    Untuk mengatasi masalah ini, ia berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai masyarakat bahaya investasi bodong dan pinjaman bold. Nidya berharap agar masyarakat tidak mudah tertipu dan mengajak mereka untuk melaporkan aktivitas mencurigakan terkait investasi dan pinjol.

    β€œIni adalah masalah yang sangat merugikan masyarakat. Kami berharap agar masyarakat tetap waspada dan proaktif dalam melaporkan jika ada tanda-tanda penipuan atau aktivitas mencurigakan,” tandasnya.

    Nidya Listyono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleHSN 2023, Reza Sebut Peran Santri Sangat Vital Dalam Melawan Penjajah
    Next Article Eka Septya Juniarti Serahkan Dua Ambulans ke MWCNU Jatirejo dan Trawas

    Related Posts

    Firnadi Ikhsan: Fraksi PKS Kaltim Komitmen Dukung Hak Angket

    6 Mei 2026

    Lewat PDD ke-3, Jahidin Dorong Partisipasi Aktif Warga dalam Demokrasi

    10 April 2026

    PDD ke-11, Prof. Jahidin Dorong Masyarakat Melek Hak Sipil di Samarinda

    28 November 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.