Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Rumah Aspirasi Fasilitasi Kolaborasi PKS Kaltim dan Relawan Gerbang Mulawarman Fire Figh Hadapi Karhutla

    9 September 2026

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Kamis, 10 September 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Politik dexpert9 Mei 20230

    Ali Minta Benny Belajar Diksi yang Tenang, Tolak Pernyataan Perang Jokowi

    Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman menyinggung Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang terlalu ikut campur alias cawe-cawe dalam urusan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
    Politikus Partai Golkar yang menjabat Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin.
    Politikus Partai Golkar yang menjabat Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. (Suara.com/Novian)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Jakarta – Ali Mochtar Ngabalin, seorang ahli utama di Kantor Staf Presiden (KSP), memberikan tanggapan terhadap pernyataan Benny K Harman, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, yang menyebut bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi sedang melancarkan perang dengan menggunakan Istana Merdeka sebagai tempat pertemuan partai politik pro pemerintah dalam beberapa waktu terakhir

    Ngabalin meminta Benny untuk belajar ulang menggunakan diksi yang tidak memancing amarah.

    “Tidak usah pakai diksi kita orang timur mengumandangkan perang. Suruh belajar lah dulu, sekolah ulang deh. Sekolah lah dulu, ulang, enggak usah pakai ancam-ancam, diksi-diksi mengumandangkan perang,” kata Ngabalin saat dihubungi, Selasa (9/5/2023).

    Ngabalin kemudian mengajari Benny kalau dalam budayanya orang Jawa itu tidak ada namanya koar-koar semisal hendak berperang.

    “Orang Jawa itu mereka selalu menggunakan istilah menang tanpa ngasorake, menang tanpa mempermalukan. Kalau dia pergi perang dia tidak bawa pasukan, dia pergi perang tidak mengumandangkan,” terangnya.

    Ngabalin kemudian mempertanyakan sejumlah pihak yang menilai Jokowi tidak etis mengumpulkan ketua umum parpol pro pemerintah untuk membicarakan politik. Menurutnya, siapapun boleh datang apabila memang berkepentingan untuk Jokowi demi kestabilan negara.

    “Tidak bolehkan presiden memanggil kepala-kepala pasar atau orang-orang di demonstran yang datang haruskah dengan pantofel? Tidak boleh kah orang datang dengan sendal jepit untuk ngobrol? Siapa saja boleh kalau presiden berkepentingan. untuk apa? Untuk menjaga stabilitas negara. apalagi dalam urusan politik,” ungkapnya.

    Benny Kritik Jokowi

    Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman menyinggung Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang terlalu ikut campur alias cawe-cawe dalam urusan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Kalau misalkan kecurigaan itu benar dilakukan, Benny menganggap Jokowi tengah mengumandangkan perang.

    Ali Mochtar Ngabalin Benny K Harman Joko Widodo Partai Demokrat
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMenaker Kutuk Pelecehan Seksual di Tempat Kerja
    Next Article World Bank Beri Solusi untuk Capai Kemakmuran Ekonomi di Indonesia

    Related Posts

    Hasanuddin Mas’ud Kembali Nahodai Golkar Kukar, Jamhari Bicara Terget Bersar ke Depan

    2 September 2026

    Musda XI Golkar Kukar, Hasanuddin Mas’ud Calon Tunggal

    2 September 2026

    SC Golkar Kukar Nyatakan Berkas Dukungan Hasanuddin Mas’ud Lengkap

    28 Agustus 2026

    Comments are closed.

    Editors Picks

    Rumah Aspirasi Fasilitasi Kolaborasi PKS Kaltim dan Relawan Gerbang Mulawarman Fire Figh Hadapi Karhutla

    9 September 2026

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026

    Bupati Subandi Serahkan Kursi Roda kepada Tiga Warga Wonoayu, Dorong Mereka Kembali Beraktivitas

    7 September 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.