Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Jumat, 24 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Politik dexpert8 Mei 20230

    Anies Baswedan Kritik Subsidi Mobil Listrik Pemerintah

    Anies menyatakan bahwa subsidi mobil listrik yang saat ini diberikan oleh pemerintah dianggap tidak tepat. Menurutnya, pemilik mobil listrik tidak memerlukan subsidi
    presiden joko widodo memastikan sirkuit formula e
    Presiden Joko Widodo memastikan sirkuit Formula E (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan secara terbuka mengkritik kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Anies menyatakan bahwa subsidi mobil listrik yang saat ini diberikan oleh pemerintah dianggap tidak tepat. Menurutnya, pemilik mobil listrik tidak memerlukan subsidi

    “Kemudian kita tahu negeri ini begitu banyak peluang dan pemerintah harus memastikan sumber daya yang diberikan oleh pemerintah untuk rakyatnya adalah sumber daya yang tepat, kita menghadapi tantangan lingkungan hidup. Solusi menghadapi tantangan lingkungan hidup polusi udara bukan lah terletak di dalam subsidi mobil listrik yang pemilik mobil listriknya yang mereka-mereka tidak membutuhkan subsidi. Betul?” tuturnya saat berpidato dalam acara “Deklarasi dan Pengukuhan Amanat Indonesia”, Minggu (07/05/2023).

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Oleh karena itu, dibandingkan memberikan subsidi mobil listrik, dia pun mengungkapkan solusi yang diperlukan untuk menghadapi tantangan lingkungan hidup.

    Dia menilai, yang perlu didorong ke depan adalah demokratisasi sumber daya.

    “Jadi yang didorong ke depan adalah demokratisasi sumber daya bahwa kita mengarahkan agar sumber daya yang dimiliki negara diberikan melalui sektor-sektor yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat banyak, bukan semata-mata untuk mendapatkan perhatian dalam percakapan, apalagi percakapan dalam sosial media,” jelas Capres yang diusung Partai Nasdem, PKS, dan Demokrat ini.

    Anies juga berpendapat bahwa polusi yang dihasilkan mobil listrik per kapita per kilo meter (km) lebih tinggi dibandingkan bus berbasis Bahan Bakar Minyak (BBM).

    “Kalau kita hitung apalagi ini contoh ketika sampai kepada mobil listrik emisi karbon mobil listrik per kapita per kilo meter sesungguhnya lebih tinggi daripada emisi karbon bus berbahan bakar minyak,” jelas Anies.

    Dia beralasan, kondisi tersebut terjadi lantaran mobil listrik hanya digunakan untuk keperluan pribadi penggunanya. Sementara bus berbahan bakar minyak dapat digunakan dan dapat memuat banyak orang.

    “Kenapa itu bisa terjadi, karena bus memuat orang banyak, sementara mobil memuat orang sedikit,” katanya.

    Selain itu, ia juga menceritakan pengalamannya saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Menurut Anies, pemberian subsidi yang kurang tepat justru hanya akan menambah kemacetan di jalanan.

    “Ditambah lagi pengalaman kami di Jakarta ketika kendaraan pribadi berbasis listrik dia tidak menggantikan mobil yang ada di garasinya. Dia (pemilik) akan menambah mobil di jalanan, menambah kemacetan di jalanan,” tuturnya.

    Anies Baswedan Presiden Joko Widodo Subsidi Mobil Listrik
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleWarren Buffett: Kegagalan Pembayaran Utang AS akan Berdampak Global
    Next Article Turun Tajam! Produksi Industri Jerman Anjlok pada Maret

    Related Posts

    Pilkades Serentak Sidoarjo Berlangsung Kondusif, Bupati Subandi Ajak Cakades Jaga Kerukunan

    24 Mei 2026

    Menanti Genderang Musda Golkar Kukar: Arah Baru Menuju 2029

    5 Februari 2026

    Empat Pilar MPR Jadi Bekal Politik Beretika di Kota Bontang

    31 Desember 2025

    Comments are closed.

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.