Sidoarjo — Gerakan Drawing Arek Sidoarjo (Gradasi) kembali menggelar kegiatan performance art “Sidoarjo Menggambar”, sebagai bentuk perayaan Hari Menggambar Nasional yang jatuh setiap 2 Mei. Acara tahun ini merupakan edisi ke-4 sejak Gradasi berdiri pada 2022.
Ketua Panitia Penyelenggara, Sentot Usdek, SH., mengatakan kegiatan ini awalnya hanya berupa pameran tertutup khusus anggota Gradasi. Kini acara dibuka untuk masyarakat luas.
“Dulu 3 tahun lalu kita mengadakan kegiatan secara tertutup berupa pameran khusus anggota Gradasi. Sekarang kami ingin mengajak seluruh komponen, baik pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum pecinta dan penghobi seni gambar untuk terlibat,” ujar Sentot kepada Javasia.id Minggu , 24/5/2026.
Tujuan utama kegiatan ini adalah menjalin silaturahmi antarseniman serta menjadi ajang perkenalan bagi generasi muda sebagai penerus seni rupa Sidoarjo. Panitia juga ingin mengajak masyarakat bersama-sama memperingati Hari Menggambar Nasional.
“Kami memberi ruang kebersamaan di event ini agar kita bisa bersama-sama berkarya, berekspresi, dan membangun energi berkesenian,” jelasnya.

Acara terbagi dalam dua kategori: pelajar dan mahasiswa, serta kategori umum.
Untuk mendukung kegiatan, panitia menyediakan media gambar berupa kertas untuk peserta pelajar dan mahasiswa, sedangkan peserta umum yang terdiri dari para pelukis disediakan kain kanvas.
Sentot menegaskan, Sidoarjo Menggambar bukan lomba, melainkan pertunjukan seni menggambar bersama dengan tema yang sama.
“Ini bukan lomba. Ini performance art, pertunjukan seni menggambar dalam bentuk menggambar bersama dengan tema Sidoarjo Menggambar,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat Sidoarjo mengetahui bahwa perupa di Indonesia sudah memiliki hari besar nasional setiap 2 Mei, yang dicetuskan Forum Drawing Indonesia sejak 2002.
Selain itu, Sentot juga berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberikan perhatian lebih kepada seniman lokal. Menurutnya, Sidoarjo memiliki potensi besar di bidang seni budaya yang tidak bisa berkembang sendiri.
“Kalau ingin Sidoarjo dikenal dari seni budayanya, tentunya harus ada backup dari pemangku kepentingan,” katanya.
Sementara Anisa (16) salah satu peserta mengatakan,” Kegiatan Sidoarjo Menggambar ini memberikan ruang bagi kami, generasi muda, untuk menuangkan kecintaan terhadap daerah melalui karya seni. Saya memilih tema “Sidoarjo Kota Delta” karena ingin menunjukkan potensi alam dan budaya yang harus kita jaga bersama. Semoga kegiatan positif seperti ini rutin diadakan oleh pemerintah daerah”.pungkasnya dengan ceriah.
Kegiatan yang diikuti 145 peserta ini diharapkan menjadi ruang bersama bagi seniman dan masyarakat untuk terus menumbuhkan ekosistem seni di Sidoarjo.Dini