Kukar – Kehangatan bulan suci Ramadan terasa kian mendalam di Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, saat Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), H. Rendi Solihin, hadir dalam Safari Ramadan ke-21 pada Jumat (21/3/2025). Acara ini bukan sekadar buka puasa bersama, melainkan juga momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, diselingi hiburan religius yang menyentuh hati.
Mengusung nuansa kekeluargaan, kegiatan ini digelar di halaman Masjid At-Taqwa, dan turut dimeriahkan musisi Ambo Nai serta Timur Kota Official. Kemeriahan yang disiarkan langsung di media sosial itu menjadi daya tarik tersendiri bagi warga, terutama pendatang asal Sulawesi Selatan yang rindu kampung halaman.
“Ramadan ini kita rayakan dengan penuh syukur dan kebersamaan. Seru-seruan sambil berbagi, itu esensi dari Safari Ramadan kita,” ujar Rendi, disambut tepuk tangan hangat dari warga.
Dalam kesempatan tersebut, Rendi juga menyampaikan informasi penting terkait cuti yang akan diambilnya selama 20 hari, dimulai Minggu, 24 Maret hingga 16 April 2025, menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 19 April mendatang.
Ia mengajak seluruh masyarakat Kukar agar bijak menyikapi dinamika politik dan tetap menjaga ikatan sosial.
“Perbedaan pilihan itu biasa. Tapi persatuan dan kebersamaan harus tetap kita jaga. Gunakan hak pilih dengan damai,” pesan Rendi penuh harap.
Safari Ramadan ini dihadiri Camat Marangkayu Ambo Dalle, anggota DPRD Kukar, tokoh masyarakat, hingga unsur Forkopimcam setempat. Hiburan akustik Ramadan, kultum oleh Ustadz Rudini, serta lomba-lomba kreatif menambah semarak suasana menjelang berbuka puasa.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen Rendi dalam menjalankan amanah politik bersama Bupati Edi Damansyah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan komunitas akan terus menjadi fokus pelayanan, bahkan hingga menjelang masa transisi kepemimpinan.
Safari Ramadan ini tidak hanya memberi ruang hiburan dan spiritualitas, tetapi juga menyuarakan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi momentum politik.
Dengan semangat persaudaraan yang menyala, warga Marangkayu pun menyambut Ramadan dengan hati yang lebih lapang dan harapan akan masa depan Kukar yang lebih rukun dan maju. (ADV).


