TENGGARONG – Keberadaan pasar daerah memiliki peran penting dalam menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meminta pengelolaan pasar milik pemerintah daerah mendapat perhatian menyeluruh, termasuk yang berada di luar kawasan Tenggarong.

Menurut Aulia, kualitas pengelolaan pasar perlu menjadi perhatian setiap jajaran yang diberi tanggung jawab.

Tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan, kondisi lingkungan pasar juga harus diperhatikan agar masyarakat mendapatkan tempat berbelanja yang layak dan nyaman.

Ia menilai, pasar yang tertata dengan baik dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di lingkungan sekitarnya.

Sebaliknya, pengelolaan yang kurang optimal dapat memengaruhi kenyamanan pedagang maupun masyarakat yang datang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Catatan khusus untuk teman-teman yang mengelola pasar, kita harus menjaga tata kelola pasar dengan baik,” ujarnya saat ditemui di Tenggarong pada Jumat (6/11/2026).

Sejalan dengan perhatian tersebut, Pemkab Kukar juga melakukan penataan kelembagaan terhadap pengelolaan pasar.

Sejumlah pasar milik daerah kini ditempatkan dalam struktur Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar.

Skema tersebut diterapkan agar pengelolaan pasar memiliki pembagian tugas dan tanggung jawab yang lebih jelas.

Salah satu pasar yang nantinya masuk dalam struktur UPT tersebut adalah Tangga Arung Square di Tenggarong.

“Kalau untuk UPT pasar, memang kita sekarang secara tata laksana organisasi, pasar-pasar kita itu kita tetapkan sebagai unit pelaksana teknis dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Termasuk nantinya Pasar Tangga Arung itu akan menjadi UPT,” jelasnya.

Meski demikian, Aulia mengingatkan bahwa pembenahan pengelolaan tidak boleh berhenti pada penataan organisasi.

Hal yang lebih penting adalah bagaimana setiap pengelola mampu memastikan pasar di wilayah kerjanya berjalan dengan tertib dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Aspek kebersihan, kerapian dan keamanan menjadi perhatian yang harus dijaga.

Ketiga hal tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan perdagangan yang nyaman sekaligus meningkatkan fungsi pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

“Sehingga ketika tertata dengan baik tata kelola pasar ini, maka kita akan bisa memunculkan pasar yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap, seluruh pasar milik Pemkab Kukar dapat berkembang menjadi ruang perdagangan yang mampu menunjang kegiatan ekonomi di masing-masing kecamatan.

Dengan demikian, manfaat keberadaan fasilitas pasar tidak hanya dirasakan masyarakat di Tenggarong, tetapi juga warga di wilayah lainnya.

“Pasar yang bersih, pasar yang rapi, pasar yang aman, sehingga warga masyarakat benar-benar bisa menjadikan pasar sebagai pusat perekonomian yang ada di tempat mereka,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo/Kukar).

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version