Samarinda – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, kembali menyoroti persoalan pengelolaan aset daerah yang belum optimal. Dalam pernyataannya di Gedung DPRD Kaltim pada Jumat (25/4/2025), Sapto menekankan perlunya pembentukan lembaga khusus yang secara independen mengelola aset milik provinsi, terpisah dari biro keuangan daerah.
Menurut Sapto, selama ini pengelolaan aset masih berpegang pada peraturan lama yang sudah tidak relevan dengan tantangan pengelolaan saat ini. Ia menyebut, pembentukan Panitia Khusus (Pansus) menjadi langkah awal untuk merumuskan sistem tata kelola aset yang lebih efisien dan sistematis.
“Perda aset masih belum ada pembaharuan, masih pakai yang lama. Tinggal nanti kami mencoba bentuk tim pansus untuk pengelolaan aset-aset daerah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pencampuran antara pengelolaan keuangan dan aset dalam satu biro justru membuat fungsi pengelolaan tidak berjalan maksimal. Banyak aset provinsi yang masih belum terdata dengan baik, bahkan tidak diketahui lokasinya secara pasti.
“Jadi aset memiliki badan sendiri, tidak dicampur dengan keuangan. Karena sekelas biro aja tidak sanggup merapikan aset-aset Provinsi Kalimantan Timur,” lanjutnya.
Sapto, yang juga politisi Partai Golkar, menyampaikan bahwa keberadaan badan pengelola aset ini penting untuk mendorong keteraturan, pendokumentasian, hingga pemantauan aset secara berkala. Lembaga ini juga bisa menjadi jembatan dalam memastikan seluruh aset daerah digunakan secara optimal dan terawat dengan baik.
Dorongan untuk membentuk badan khusus ini disambut baik oleh berbagai kalangan karena dinilai mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola aset publik. Langkah ini juga dianggap strategis dalam mendukung efektivitas perencanaan dan pelaporan keuangan daerah.
Jika terealisasi, badan pengelola aset ini akan menjadi instrumen penting dalam mendata, menertibkan, serta mengoptimalkan penggunaan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, yang selama ini banyak belum termanfaatkan secara maksimal.
