Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Junadi Dorong Pembangunan Jembatan Rp65 Miliar Tangani Longsor Jembayan

    29 September 2026

    Hendra: Erau 2026 Jadi Momentum UMKM Kukar Kembali Bergeliat

    29 September 2026

    DLHK Kukar Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai, Kewenangan Sanksi Berada di Pusat dan Provinsi

    29 September 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Rabu, 30 September 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Pemkab Kukar Alawi Mohammad28 September 2026325

    Sumber Sari Masuk Jajaran Desa Cantik Nasional

    DPRD Kukar mendorong pengalaman pengelolaan data Desa Sumber Sari ditularkan melalui kolaborasi antardesa di Kukar.
    Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Junadi, saat memberikan keterangan terkait capaian Desa Sumber Sari yang masuk jajaran terbaik nasional Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026.
    Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Junadi, saat memberikan keterangan terkait capaian Desa Sumber Sari yang masuk jajaran terbaik nasional Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026.(dok.Javasia)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email
    Kukar Idaman

    Kukar – Data kini bukan sekadar deretan angka di atas meja pemerintahan. Bagi Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, data menjadi “kompas” pembangunan yang mengantarkan desa tersebut masuk jajaran terbaik nasional dalam Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026. Capaian itu mendapat perhatian Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Junadi, yang mendorong agar praktik baik pengelolaan data di Sumber Sari dapat diterapkan pula oleh desa-desa lain.

    Junadi menilai pencapaian Desa Sumber Sari memiliki arti penting bagi pembangunan di tingkat desa karena menunjukkan bagaimana data dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan. Dalam struktur pimpinan DPRD Kukar, Junadi tercatat sebagai salah satu Wakil Ketua DPRD Kukar. Menurutnya, semakin kuat dan akurat data yang dimiliki pemerintah desa, semakin besar pula peluang program pembangunan disusun sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat.

    “Alhamdulillah, pada 26 September kemarin saya mendampingi Desa Sumber Sari dalam rangka menjadi tiga terbaik nasional Desa Cantik,” ujar Junadi.

    Pernyataan tersebut disampaikan setelah rangkaian penghargaan Desa Cantik pada Sabtu (26/9/2026). Dalam sejumlah publikasi pascapenganugerahan, Desa Sumber Sari tercantum bersama desa dan kelurahan lain dalam daftar 12 Desa/Kelurahan Cantik Terbaik Nasional 2026. Sumber Sari menjadi wakil dari Kalimantan Timur dalam daftar tersebut.

    Bagi Junadi, pencapaian itu tidak semata-mata menjadi penghargaan administratif. Ia melihat penguatan kualitas data merupakan kebutuhan mendasar dalam perencanaan pembangunan. Pemerintah desa, menurut dia, dapat menggunakan data untuk membaca kondisi masyarakat, menentukan skala prioritas, hingga menyusun program yang lebih sesuai dengan persoalan di lapangan.

    “Bagaimana dengan data yang kuat, kebijakan-kebijakan pun akan menyesuaikan. Hasilnya tentu akan lebih baik lagi,” katanya.

    Program Desa Cantik sendiri diarahkan untuk memperkuat kemampuan desa dalam mengelola dan memanfaatkan statistik. Pemerintah Kabupaten Kukar bersama BPS sebelumnya juga mendorong penguatan tata kelola data melalui program tersebut. Pada 2026, Desa Sumber Sari bersama Desa Loa Kulu Kota dan Desa Ponoragan menjadi tiga desa di Kecamatan Loa Kulu yang masuk dalam pencanangan program Desa Cantik di Kukar.

    Sebelum masuk jajaran penerima penghargaan nasional, proses pembinaan juga telah berlangsung di tingkat kecamatan. Agen Statistik dari Desa Sumber Sari, Loa Kulu Kota dan Ponoragan mengikuti monitoring serta evaluasi bersama BPS Kabupaten Kukar. Kegiatan tersebut mencakup pemaparan perkembangan program dan hasil kerja pengelolaan statistik desa.

    Junadi mengatakan pengalaman yang diperoleh Sumber Sari seharusnya tidak berhenti di satu wilayah. Menurutnya, pengetahuan mengenai pengelolaan, pembaruan hingga pemanfaatan data perlu dibagikan agar semakin banyak desa di Kukar mampu menerapkan tata kelola pembangunan berbasis informasi yang terukur.

    Karena itu, DPRD Kukar disebut telah membangun komunikasi dengan BPS Provinsi untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Melalui pola tersebut, Sumber Sari diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan bagi pemerintah desa lain yang ingin mengembangkan penerapan Desa Cantik.

    “Kita sudah berkomunikasi dengan BPS Provinsi, bagaimana nanti seluruh desa yang ada di Kutai Kartanegara bisa berkolaborasi dengan Desa Sumber Sari,” jelasnya.

    Kolaborasi tersebut, menurut Junadi, dapat menjadi jalan untuk memperluas manfaat program. Pengalaman perangkat desa dan agen statistik Sumber Sari dapat dibagikan melalui pendampingan, pertukaran pengalaman maupun pengembangan metode pendataan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

    Penguatan data desa juga sejalan dengan pelaksanaan Desa Cantik di Kukar yang menempatkan statistik sebagai salah satu unsur pendukung perencanaan pembangunan. Pemkab Kukar menyebut data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan diperlukan agar kebijakan maupun program pembangunan memiliki dasar yang lebih terukur.

    Dengan capaian Sumber Sari di tingkat nasional, DPRD Kukar berharap praktik pengelolaan data tersebut dapat berkembang menjadi pembelajaran bersama. Kolaborasi antardesa menjadi salah satu langkah yang didorong agar manfaat Desa Cantik tidak berhenti pada penghargaan, melainkan ikut memperkuat kualitas perencanaan dan pembangunan di desa-desa Kutai Kartanegara.

    (ADV/DPRD/KUKAR)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDisbun Kukar Benahi Kemitraan Sawit, Harga TBS Menguat
    Next Article Angin Kencang Rusak Ruang Sekolah, Legislator Kaltim Minta Pemprov Segera Bertindak

    Related Posts

    DLHK Kukar Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai, Kewenangan Sanksi Berada di Pusat dan Provinsi

    29 September 2026

    Retribusi Sampah Kukar Mulai Menguat, DLHK Bidik Rp300–400 Juta hingga Akhir 2026

    29 September 2026

    Pemkab Kukar Tegaskan Pinjaman Bankaltimtara untuk Jaga Arus Kas, Sunggono: Sudah Dikonsultasikan

    29 September 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Junadi Dorong Pembangunan Jembatan Rp65 Miliar Tangani Longsor Jembayan

    29 September 2026

    Hendra: Erau 2026 Jadi Momentum UMKM Kukar Kembali Bergeliat

    29 September 2026

    DLHK Kukar Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai, Kewenangan Sanksi Berada di Pusat dan Provinsi

    29 September 2026

    Retribusi Sampah Kukar Mulai Menguat, DLHK Bidik Rp300–400 Juta hingga Akhir 2026

    29 September 2026

    Pemkab Kukar Tegaskan Pinjaman Bankaltimtara untuk Jaga Arus Kas, Sunggono: Sudah Dikonsultasikan

    29 September 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.