Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Dinkes Kukar Pastikan Berobat Gratis dengan KTP Berjalan, Warga Belum Terdaftar BPJS Bisa Diusulkan

    28 Oktober 2026

    Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Kukar Tekankan Peran Pemuda dalam Pembangunan

    28 Oktober 2026

    Disperkim Kukar Optimalkan Layanan Sanitasi dan Pengelolaan Limbah

    28 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Rabu, 28 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Nasional dexpert8 Mei 20230

    Bus Pariwisata Terperosok di Guci: Isu Anak Menarik Tuas Rem?

    Terperosoknya bus pariwisata ke sungai di daerah Guci Jawa Tengah dinilai karena bocil kematian yang melepas handle rem bus yang sedang parkir. Kalau memang valid, ini bisa jdi pelajaran bgi kita semua utk mengawasi perilaku anak
    Sebuah bus masuk jurang di kawasan wisata Guci (Tangkapan layar)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email
    Kukar Idaman

     

    Tegal – Kemarin, Minggu (07/05/2023) sebuah bus pariwisata terperosok ke dalam jurang di kawasan wisata Guci, Tegal pada pukul 09.00 WIB. Ada beberapa rumor yang beredar mengenai penyebab kecelakaan tersebut, yang mengatakan bahwa seorang anak telah menarik tuas rem.

    Isu ini pun liar di media sosial, banyak warganet yang terus membicarakan Guci. Hingga Senin (08/05/2023), jumlah tweet di Twitter mencapai 12,5 ribu tweet. Salah satunya disampaikan @MasUchi***

    “REAL BOCIL KEMATIAN. Terperosoknya bus pariwisata ke sungai di daerah Guci Jawa Tengah dinilai karena bocil kematian yang melepas handle rem bus yang sedang parkir. Kalau memang valid, ini bisa jdi pelajaran bgi kita semua utk mengawasi perilaku anak,” tulisnya.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “ktanya penyebabnya karena ada anak kecil mainan di sekitar ruang pengemudi? terakhir ke guci emang sepenuh itu wisatawan disana,” tulis @_silentma***

    “Di Guci. Menurut yg banyak beredar, ada anak main di kokpit bus, terus ngelepas parking brake. Dan tau sendiri kan Guci kek gimana? Akhirnya nyluruk lah itu bus,” tulis @klapauc***

    Kapolres Tegal AKBP Mochamad Sajarod mengaku sudah mendengar kabar yang ramai di media sosial tersebut. Namun, pihaknya saat ini tengah melakukan pendalaman.

    “Nanti kami lakukan penyelidikan dan olah TKP. Setelah itu kita bisa mengetahui penyebab kendaraan tersebut bisa turun ke bawah. Apakah memang ada anak-anak yang memainkan hand rem atau tidak,” katanya, dilansir dari detikcom, Senin (08/05/2023).

    Adapun pengemudi bus mengaku telah mengganjal ban dan mengaktifkan rem tangan. Namun tiba-tiba bus melaju tanpa kendali dan jatuh terperosok ke sungai. Akibat kecelakaan ini, 2 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 35 penumpang lainnya luka-luka.

    Ada kekhawatiran korban yang mengalami luka maupun meninggal dunia tidak mendapatkan jaminan, padahal di UU No 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum dengan jumlah santunan yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan RI No.15 Tahun 2017.

    “Untuk korban meninggal dunia Jasa Raharja akan menyerahkan santunan sebagai perlindungan dasar sebesar Rp50 juta yang diberikan kepada ahli
    waris yang sah. Sementara, untuk korban luka-luka kami telah memberikan jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit sampai maksimal Rp 20 juta,” ujar Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana.

    Sementara itu sopir bus, Romyani mengaku berani turun dari bus karena sudah mengaktifkan rem tangan. Dia juga telah mengganjal roda bus. Namun, yang terjadi justru di luar kendali dimana bus justru meluncur ke area jurang.

    “Semua sudah aman, bus sudah direm tangan dan ban diganjel. Semua lengkap,” kata dia.

    Tanpa disangka, supir dia turun dan ngobrol dengan panitia tur, bus itu tiba-tiba meluncur. Akhirnya bus tersebut masuk jurang.

    “Semua lengkap tapi ternyata ada hal-hal yang terduga. Bus meluncur turun tak terkendali,” katanya.

    Fitur keselamatan Mobil Kecelakaan Wisata
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleToyota Hentikan Penjualan Yaris Ativ di Thailand Akibat Skandal Tes Keselamatan Daihatsu
    Next Article BYD Siap Memperluas Produksi Kendaraan Listrik di Vietnam bukan Indonesia?

    Related Posts

    Pertama Kali Ikuti Puncak Erau, Basuki: Inspirasi IKN Membangun Kota Futuristik Tanpa Melupakan Budaya

    27 September 2026

    Syukuran Pangkat dan Halal Bihalal Lemasmil III Penuh Kekeluargaan

    11 April 2025

    PJS Sultra Makin Perkuat Eksistensi Media Siber di Daerah

    20 Desember 2024

    Comments are closed.

    Editors Picks

    Dinkes Kukar Pastikan Berobat Gratis dengan KTP Berjalan, Warga Belum Terdaftar BPJS Bisa Diusulkan

    28 Oktober 2026

    Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Kukar Tekankan Peran Pemuda dalam Pembangunan

    28 Oktober 2026

    Disperkim Kukar Optimalkan Layanan Sanitasi dan Pengelolaan Limbah

    28 Oktober 2026

    Bupati Kukar Dukung Pengembangan SAE PASTARUNG Lapas Tenggarong

    27 Oktober 2026

    Pekan Inovasi Kukar 2026 Digelar, Bupati Targetkan Raih Innovative Government Award

    27 Oktober 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.