Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Sabtu, 25 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Ekonomi dexpert8 Mei 20230

    BYD Siap Memperluas Produksi Kendaraan Listrik di Vietnam bukan Indonesia?

    pada Januari lalu pembuat mobil listrik yang berbasis di Xian, China, ini telah berencana untuk membuka pabrik di Vietnam untuk memproduksi suku cadang mobil. Rencana itu bertujuan untuk mengekspor komponen ke pabrik perakitan yang rencananya di Thailand.
    mobil listrik
    Mobil Listrik (REUTERS/Damir Sagolj)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Xi’an – bos perusahaan mobil listrik asal China, menyatakan rencananya untuk meningkatkan produksi dan perakitan mobil listrik perusahaannya di Vietnam.

    Melansir dari Reuters, pada Januari lalu pembuat mobil listrik yang berbasis di Xian, China, ini telah berencana untuk membuka pabrik di Vietnam untuk memproduksi suku cadang mobil. Rencana itu bertujuan untuk mengekspor komponen ke pabrik perakitan yang rencananya di Thailand.

    Dalam pernyataan pemerintah yang dikeluarkan setelah pertemuan antara pendiri dan CEO BYD Wang Chuanfu dan Wakil Perdana Menteri Vietnam Tran Hong Ha pada Jumat (5/5/2023) lalu, Wang mengatakan bahwa ia berharap Vietnam dapat memberikan keuntungan bagi BYD dalam menyelesaikan prosedur investasi.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, pernyataan itu tidak menyebutkan berapa banyak investasi baru BYD yang akan digelontorkan untuk ekspansi tersebut.

    Selain mengoperasikan pabrik untuk merakit perangkat elektronik dan suku cadang di Provinsi Phu Tho, Vietnam Utara, pemerintah setempat mengatakan bahwa BYD juga tengah mengusulkan pembentukan rantai pasokan lokal.

    Sementara itu, Pemerintah Indonesia saat ini juga tengah berupaya untuk menggaet BYD untuk berinvestasi di dalam ekosistem kendaraan listrik Indonesia.

    Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Septian Hario Seto mengatakan bahwa selain melakukan penjajakan kerja sama dengan Tesla, pemerintah juga berupaya untuk melakukan penjajakan kerja sama dengan BYD.

    Seto mengatakan, karena Indonesia ingin mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik, di mana salah satunya membangun pabrik baterai, maka dari sisi pengguna akhir baterainya dulu lah yang harus dikembangkan.

    Dalam hal ini, Tesla dan BYD merupakan pengguna baterai kendaraan listrik tersebut nantinya.

    “Kenapa sih kita dorong ekosistem mobil listrik? Kenapa kita harus menarik BYD dan Tesla untuk masuk Indonesia? Kenapa demand mobil listrik di dalam negeri harus kita dorong dengan insentif? Karena sederhana, kalau kita mau bikin pabrik baterai, sel dan pack dari lithium, itu harus ada pengguna akhirnya dulu, siapa? ya mobil listrik atau motor listrik,” paparnya dalam acara “Energy & Mining Outlook 2023” CNBC Indonesia di Jakarta, Kamis (23/02/2023).

    Dia mengatakan, pihaknya masih melakukan negosiasi dengan Tesla dan BYD sampai saat ini.

    “Bagaimana so far hasilnya? Relatively oke, negosiasi dengan Tesla masih berjalan, dengan BYD masih dalam tahapan awal,” ucapnya.

    Bila kedua raksasa otomotif dunia ini benar akan berinvestasi di Tanah Air, maka baru lah Indonesia bisa menghitung berapa besar perkiraan kebutuhan komoditas tambang untuk membangun ekosistem baterai kendaraan listrik, baik nikel, timah, aluminium, dan lainnya.

    “Kalau mereka (BYD dan Tesla) masuk, Bapak bisa bayangkan berapa komponen yang harus dibangun, demand terhadap timah, aluminium, nikel dan lain-lain akan kelihatan seperti apa,” tuturnya.

    BYD Kemenko Marves Mobil Listrik Vietnam
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBus Pariwisata Terperosok di Guci: Isu Anak Menarik Tuas Rem?
    Next Article Lift di Pakuwon Tower Jakarta Selatan Mengalami Kecelakaan, Tujuh Orang Terperangkap

    Related Posts

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026

    BRI Krian Salurkan 17 Komputer untuk MI Ar-Rosyad

    19 Mei 2026

    Comments are closed.

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.