Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Jumat, 24 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Daerah Dini10 Desember 202429

    AISNESIA Luncurkan Produk Keamanan Pelabuhan, Wujud Kontribusi Teknologi untuk Bangsa

    Suasana demoday Wirausaha Mereka PPNS 2024, Selasa(10/12/2024)(Foto: Dian Pratiwi_Javasia.id).
    Suasana demoday Wirausaha Mereka PPNS 2024, Selasa(10/12/2024)(Foto: Dian Pratiwi_Javasia.id).
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Surabaya – Kegiatan Demoday Wirausaha Merdeka PBLT 3.0 yang diselenggarakan oleh PPNS pada 10-11 Desember 2024 menjadi ajang penting untuk memperkenalkan berbagai inovasi startup berbasis teknologi. Salah satu yang mencuri perhatian publik adalah AISNESIA, sebuah startup yang mengusung motto “Solusi Cerdas Bersama AISNESIA”. Startup ini berfokus pada penyediaan jasa dan produk untuk solusi kenavigasian maritim, dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi operasional di pelabuhan-pelabuhan Indonesia.

    Pada acara yang dihadiri oleh berbagai pelaku industri dan akademisi ini, AISNESIA memperkenalkan produk unggulan yang sudah digunakan di berbagai pelabuhan, termasuk Terminal Khusus (Tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS). Menurut CEO AISNESIA, Abdullah Fiqru Siech, produk ini hadir untuk menjawab kebutuhan kritis terhadap keamanan dan efisiensi operasional pelabuhan yang sering kali menjadi sasaran aktivitas ilegal seperti penyelundupan dan pencurian.

    “Keamanan pelabuhan dan dermaga merupakan titik vital dalam pergerakan barang dan kapal. Namun, area ini sering kali menjadi target aktivitas ilegal. Untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi operasional, diperlukan teknologi seperti CCTV dan AIS receiver,” ujar Abdullah Fiqru, yang juga merupakan salah satu mahasiswa PPNS semester akhir, saat ditemui oleh wartawan pada Selasa, 10 Desember 2024.

    Meningkatkan Keamanan dengan Teknologi AIS Receiver Station

    AISNESIA memperkenalkan salah satu produk utamanya, yaitu AIS Receiver Station (ARS). Teknologi ini memungkinkan pelabuhan-pelabuhan seperti Tersus dan TUKS untuk memantau aktivitas kapal di sekitar pelabuhan secara real-time. Dengan ARS, pengelola pelabuhan dapat mengakses data perjalanan kapal, memonitor keberadaan kapal di zona tertentu, dan bahkan memberikan notifikasi atau peringatan jika ada pelanggaran zona.

    Afif Zuhri Arfianto, dosen pembimbing startup AISNESIA, menambahkan, “Dengan AIS Receiver Station, pelabuhan dapat mengakses data perjalanan kapal secara langsung. Ini memudahkan pengelola pelabuhan untuk memantau keberadaan kapal di zona tertentu dan memberikan peringatan dini jika ada pelanggaran, seperti kapal yang memasuki zona terlarang.”

    Menurut Afif, pengawasan yang lebih baik akan mengurangi risiko pelanggaran, yang pada gilirannya dapat meningkatkan keselamatan publik dan perlindungan lingkungan maritim. Selain itu, penggunaan teknologi ini juga memastikan kepatuhan terhadap regulasi internasional yang berlaku di sektor pelabuhan.

    Kontribusi AISNESIA untuk Perlindungan Lingkungan Maritim

    AISNESIA tidak hanya fokus pada aspek keamanan pelabuhan, tetapi juga berkontribusi terhadap perlindungan lingkungan maritim. Keberadaan AIS Receiver Station (ARS) memungkinkan pengelola pelabuhan untuk lebih efektif dalam memantau keberadaan kapal dan aktivitas yang berpotensi mencemari lingkungan laut. Dengan pengawasan yang lebih baik, pelabuhan dapat mencegah aktivitas yang dapat merusak ekosistem laut, seperti pembuangan limbah kapal secara ilegal.

    “Selain aspek keamanan, teknologi yang kami kembangkan juga berperan dalam melindungi lingkungan maritim Indonesia. Dengan pengawasan yang lebih baik, kami berharap dapat mencegah pencemaran yang dapat merusak keanekaragaman hayati laut kita,” kata Abdullah Fiqru Siech.

    Dengan teknologi ini, AISNESIA berharap dapat berperan dalam mendorong implementasi kebijakan yang lebih ketat dalam pengawasan pelabuhan dan aktivitas maritim, serta memastikan bahwa standar keamanan internasional dapat diterapkan di seluruh pelabuhan Indonesia.

    Dukungan dari Akademisi dan Industri

    Kehadiran AISNESIA di Demoday Wirausaha Merdeka 2024 menjadi contoh nyata kolaborasi yang baik antara akademisi, startup, dan pelaku industri. Dosen pembimbing startup AISNESIA, Afif Zuhri Arfianto, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini penting untuk mendorong inovasi teknologi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya di sektor maritim.

    “Kolaborasi antara akademisi dan industri sangat penting untuk menciptakan solusi yang nyata. Dalam hal ini, AISNESIA adalah hasil kolaborasi yang baik antara dunia pendidikan dan dunia industri yang bertujuan untuk memberikan solusi nyata dalam meningkatkan keamanan pelabuhan,” ujar Afif.

    Demoday Wirausaha Merdeka PBLT 3.0 yang diadakan oleh PPNS menjadi platform bagi startup-startup muda untuk memamerkan inovasi mereka. AISNESIA menjadi salah satu contoh yang menunjukkan bagaimana teknologi dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan sektor maritim Indonesia.

    Peluang Pengembangan Teknologi Maritim Berkelanjutan

    Inovasi yang dibawa oleh AISNESIA tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi juga membuka peluang besar untuk pengembangan teknologi maritim berkelanjutan di Indonesia. Abdullah Fiqru Siech menyebutkan bahwa AISNESIA berencana untuk terus mengembangkan produknya agar lebih relevan dengan kebutuhan pasar, serta terus berinovasi untuk menciptakan solusi-solusi baru di sektor pelabuhan dan maritim.

    “Ke depan, kami akan terus mengembangkan teknologi kami agar lebih efisien dan dapat digunakan di pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia. Selain itu, kami juga berencana untuk melakukan riset dan pengembangan lebih lanjut agar teknologi yang kami buat bisa terus berkembang dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan sektor maritim,” ujar Abdullah.

    Menurutnya, sektor maritim Indonesia sangat potensial untuk dikembangkan, terutama dengan banyaknya pelabuhan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. AISNESIA berharap dapat berperan dalam mendorong transformasi digital di sektor maritim, khususnya dalam pengawasan pelabuhan dan keselamatan kapal.

    Meningkatkan Kompetensi di Dunia Start-up Maritim

    AISNESIA juga diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk lebih tertarik dalam mengembangkan inovasi di dunia maritim. Dengan hadirnya teknologi berbasis digital seperti AIS Receiver Station, banyak peluang baru yang terbuka di sektor ini, baik dalam hal pengembangan teknologi, pengelolaan pelabuhan, maupun keamanan laut.

    “Inovasi seperti yang dikembangkan AISNESIA dapat menjadi pemacu bagi para mahasiswa dan pelaku startup lainnya untuk berinovasi di sektor maritim. Kami berharap lebih banyak lagi inovasi yang lahir dari anak-anak bangsa yang mampu bersaing secara global,” ujar Abdullah.

    AISNESIA, dengan produk unggulannya AIS Receiver Station, telah membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi solusi untuk tantangan yang dihadapi sektor pelabuhan dan maritim di Indonesia. Melalui inovasi ini, AISNESIA tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan efisiensi operasional pelabuhan, tetapi juga berkontribusi pada perlindungan lingkungan maritim dan penerapan standar keamanan internasional.

    Partisipasi AISNESIA dalam Demoday Wirausaha Merdeka PBLT 3.0 PPNS 2024 menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi, startup, dan industri dalam menciptakan solusi teknologi yang relevan dan berkelanjutan. Dengan langkah ini, AISNESIA membuka peluang besar untuk perkembangan sektor maritim Indonesia dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan teknologi maritim yang cerdas, efisien, dan ramah lingkungan.

    AISNESIA Kaba rSidoarjo
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDisdukcapil Kukar Siapkan Layanan Cepat bagi Pekerja Sementara di IKN Nusantara
    Next Article DPRD Kukar Setujui 6 Raperda tahun 2024

    Related Posts

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026

    Dukungan Program MBG Menguat, Ribuan Warga Sidoarjo Gelar Aksi Damai

    30 Juni 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.