Penulis: Astri Nurfianti
“Pesan saya jangan sampai salah memilih pemimpin, karena pilihanmu akan menentukan masa depan Indonesia kedepan,” ucapnya.
“Pemuda hari ini adalah pemuda masa depan. Saat ini Kaltim sudah menjadi ibu kota negara, harus benar-benar dipahami bahwa itu memerlukan peranan generasi muda yang besar. Saatnya pemuda Kaltim hadir untuk semua,” ungkap Reza dalam momentum menjelang Hari Sumpah Pemuda di Samarinda, Kamis (26/10/2023).
“Masyarakat bertugas menjaga kebersihan saluran drainase, seperti tidak membuang sampah di saluran, dan lain-lain,” imbuhnya.
“Terkait infrastruktur penunjang bagi pertanian, kita programkan segera, karena sangat penting agar petani bisa maksimal dalam membawa hasil panennya. Kita fasilitasi agar program pembangunan atau peningkatan jalan usaha tani ini segera terealisasikan,” katanya.
“Kita punya harapan yang besar pada petani muda. Kenapa, karena ada banyak anak muda di Kaltim ini yang bisa menggantikan orang tua mereka,” ungkapnya.
“Jenis kopi yang saya tanam adalah liberika. Total lahan yang tersedia mencapai sembilan hektar. Dari jumlah tersebut, baru dua hektar yang ditanami liberika, sedangkan tujuh hektar lainnya masih dalam pengembangan dan menunggu proses penyemaian,” jelas Rindoni.
“Mereka juga menginginkan adanya bantuan keuangan langsung berupa hibah ke lembaga dan yayasan yang mengelola PAUD dan Kelompok Bermain. Bantuan ini dapat guna untuk membiayai operasional dan pengembangan lembaga kami,” imbuhnya.
“Kami di DPRD khususnya komisi III tentunya juga selalu memperjuangkan agar bagaimana infrastruktur di Kaltim bisa terbangun dengan baik,” ungkap Veridiana Huraq Wang, Rabu (25/10/2023) kemarin.
“Seharusnya pemegang izin (PT Putra Bongan Jaya) menciutkan wilayah mana yang harus mendapat perlindungan, bukan malah menjadikannya kebun sawit semua,” Ucapnya
“Adanya kelompok-kelompok tani, supaya memudahkan jika menerima bantuan dari pemerintah provinsi, karena legalitas jelas dan tidak diperuntukkan perorangan,” imbuhnya.