Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Rabu, 9 September 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Pemkab Kutim Astri Nurfianti25 Juli 20244

    Bupati Kutim Sinergi dengan PLN Konsen Tingkatkan Rasio Elektrifikasi

    Tingkatkan Rasio Elektrifikasi
    Ardiansyah Bupati Kutim dan Kepala Bagian Sumber daya Setkab Kutim Arif Nur Wahyuni peresmian nyala listrik 24 jam di Desa Bukit Permata, Kecamatan Kaubun, dan Desa Sekerat di Kecamatan Bengalon Kamis (25/7/2024)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Sangatta – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam meningkatkan akses listrik bagi warganya. Sampai Juni 2024 ini, sebanyak 113 desa di Kutim telah teraliri listrik oleh PLN, sementara itu, 28 desa lainnya masih mengandalkan sumber listrik non-PLN. Hal ini merupakan langkah progresif dalam mewujudkan pemerataan listrik di wilayah yang luas dan beranekaragam.

    Kemudian salah satu momen penting terbaru dalam perjalanan elektrifikasi di Kutim adalah peresmian nyala listrik 24 jam di Desa Bukit Permata, Kecamatan Kaubun, dan Desa Sekerat di Kecamatan Bengalon. Warga setempat menyambut peresmian ini  dengan sangat antusias karena telah sangat lama menantikan aliran listrik stabil di desanya.

    “Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan setiap desa di Kutai Timur mendapatkan akses listrik yang layak,” ucap Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, saat peresmian di setiap desa pada (25/7/2024).

    PLN Konsen Tingkatkan Rasio Elektrifikasi

    Kemudian menurutnya, sambungan listrik ini bukan hanya sekadar penyediaan energi, tetapi merupakan pemicu perkembangan ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Bersinergi dengan PT PLN yang tengah konsen meningkatkan rasio elektrifikasi listrik di Kabupaten Kutim.

    Selain itu, Kepala Bagian Sumber Daya Alam Setkab Kutim Arif Nur Wahyuni, menambahkan, program peningkatan elektrifikasi masih jauh dari kata selesai.

    “Kami terus bersinergi dengan PT PLN untuk memastikan aliran listrik yang lebih merata dan stabil. Dalam beberapa bulan mendatang, masih ada beberapa desa lain yang akan segera terhubung dengan listrik PLN 24 jam,” ungkap Arif.

    Elektrifikasi Sangat Penting Bagi Kemajuan Desa

    Selanjutnya saat ini, rasio desa berlistrik di Kutim mencapai 80,14 persen untuk desa yang teraliri listrik PLN dan 19,86 persen untuk desa yang masih menggunakan sumber listrik non-PLN. Sedangkan rasio elektrifikasi mencapai 84 persen untuk PLN dan 15,99 persen untuk non-PLN. Angka ini menunjukkan tantangan yang masih harus dihadapi, terutama untuk daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh infrastruktur listrik konvensional.

    Sementara itu, para pemangku kepentingan di Kutim telah menyadari bahwa elektrifikasi bukan sekadar proyek utilitas. Ini adalah vital bagi kemajuan daerah, terutama bagi desa-desa terpencil yang selama ini sulit mendapatkan akses terhadap sumber energi dasar. Masyarakat di desa-desa tersebut tidak hanya menginginkan penerangan untuk rumah mereka, tetapi juga membutuhkan daya untuk menggerakkan roda ekonomi, seperti usaha kecil dan menengah, pendidikan, serta kesehatan.

    Energi Terbarukan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

    Kemudian dalam upaya mendukung elektrifikasi, beberapa desa di Kutim telah memanfaatkan energi baru terbarukan. Desa Tepian Terap di Kecamatan Sangkulirang, misalnya, menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Sementara itu, tiga desa lainnya, yaitu Desa Pulau Miang di Kecamatan Sangkulirang, serta Desa Tadoan dan Desa Sandaran di Kecamatan Sandaran, telah mengadopsi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat.

    Selain itu, program strategis Bupati Ardiansyah mencakup penyediaan listrik untuk desa-desa yang terisolasi, meningkatkan infrastruktur listrik yang ada, dan mengembangkan energi terbarukan. Langkah-langkah ini sangat penting dalam menjamin aksesibilitas, serta keterjangkauan harga listrik bagi penduduk. Awalnya, dari total 139 desa dan 2 kelurahan yang ada di Kutim, masih tersisa 33 desa yang belum merasakan manfaat elektrifikasi PLN. Namun, dengan progress listrik di Desa Bukit Permata dan Sekerat, maka jumlah tersebut terus berkurang. Kini, semangat dan optimisme masyarakat setempat semakin meningkat berkat komitmen pemkab dan PLN.

    “Kami berharap, dengan adanya listrik, usaha kami bisa lebih berkembang dan anak-anak bisa belajar dengan baik di malam hari,” kata salah seorang warga Desa Sekerat.

    Jadikan Kutim Simbol Perubahan

    Arif Nur Wahyuni mengungkapkan harapannya bahwa program ini dapat menjadi model bagi daerah lain. Dia ingin Kutim menjadi simbol perubahan, seluruh desa teraliri listrik dengan baik dan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari program ini.

    “Ini adalah harapan besar bagi banyak orang, yang kini menantikan kegelapan yang perlahan sirna digantikan oleh benderang lampu listrik,” tandas Arif.

    Dengan langkah yang terus dilakukan melalui kebijakan Bupati Kutim, daerah ini semakin mendekati visi besarnya, yakni menciptakan wilayah yang tidak hanya memiliki akses listrik, tetapi juga meraih kesejahteraan dan pencerahan bagi seluruh masyarakatnya.

    Ardiansyah Elektrifikasi Kabar Kutim PLN
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBupati Ardiansyah Gratiskan Seragam dan Buku untuk Siswa Kutim
    Next Article Ali Hamdi Ketua Fraksi PKS Kaltim Menangkan BK Awards 2024

    Related Posts

    DPRD dan Pemkab Kutim Fokus Perkuat Regulasi

    6 Mei 2026

    7.500 Lebih Kunjungi Pameran Kebudayaan Islam Kutim di Masjid Al Faruq

    23 November 2025

    Disdikbud Kutim Siapkan Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Seni 2026

    23 November 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026

    Bupati Subandi Serahkan Kursi Roda kepada Tiga Warga Wonoayu, Dorong Mereka Kembali Beraktivitas

    7 September 2026

    Bupati Subandi Minta P2CKTR Perkuat Layanan dan Inovasi

    2 September 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.