Sidoarjo – Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH., M.Kn dan Mimik Idayana, resmi memulai masa kepemimpinan mereka dengan menggelar acara penyambutan di Pendopo Delta Wibawa, Senin (3/3/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan signifikan dalam 100 hari kerja pertama mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan panjenengan semua sehingga kami menerima amanah sebagai bupati dan wakil bupati Sidoarjo untuk memimpin Kabupaten Sidoarjo hingga lima tahun mendatang,” ujar Subandi dalam sambutannya.
Dalam acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sidoarjo, kepala OPD, camat, serta kepala desa/lurah, Subandi memaparkan visinya untuk menjadikan Sidoarjo sebagai kota metropolitan inklusif, berdaya saing, sejahtera, dan berkelanjutan. Fokus utama kepemimpinannya mencakup peningkatan pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, pengurangan ketimpangan, serta peningkatan daya saing sumber daya manusia.
“Kami fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui lima sasaran utama, yakni meningkatkan pendapatan per kapita, kemiskinan menuju 0%, ketimpangan berkurang, daya saing daerah meningkat, serta pengurangan emisi gas rumah kaca menuju net zero emission,” jelasnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Subandi dan Mimik Idayana telah merancang 14 program prioritas yang mencakup berbagai sektor. Beberapa di antaranya adalah penciptaan 100.000 lapangan kerja baru, pengobatan gratis bagi warga Sidoarjo, pemberian makanan bergizi untuk warga miskin dan lansia, serta beasiswa bagi 20.000 pelajar dan anak yatim mulai dari SD hingga perguruan tinggi.
“Selain itu, kami juga akan menyalurkan 2.000 paket pupuk dan benih gratis untuk petani dan nelayan, memberikan modal usaha sebesar Rp 50 juta untuk UMKM, serta mengalokasikan Rp 500 juta bagi setiap desa guna mendukung pembangunan lokal,” tambahnya.
Program prioritas lainnya meliputi perbaikan infrastruktur, penataan kota, transportasi, dan revitalisasi taman. Pemerintah juga berencana menyediakan bus sekolah gratis untuk pelajar serta menaikkan tunjangan sebesar 100% bagi tenaga kesehatan, guru swasta, honorer, dan guru agama. Selain itu, pusat kreativitas akan dibangun untuk mendukung potensi anak muda, serta 2.000 warung rakyat akan direnovasi guna mendorong perekonomian lokal.
“Kami berharap dengan program-program ini, tidak hanya ekonomi yang akan berkembang, tetapi juga kualitas hidup masyarakat Sidoarjo akan semakin baik,” tutur Subandi dengan optimis.
Mengakhiri sambutannya, Subandi meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, agar program-program ini dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat nyata bagi warga Sidoarjo.
“Kami mengajak bergandengan tangan, membangun Sidoarjo yang lebih baik, lebih inklusif, dan lebih sejahtera bagi generasi sekarang dan yang akan datang,” pungkasnya.


