Javasia.idJavasia.id
    Trending

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Senin, 26 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    DPRD Kaltim Astri Nurfianti17 November 20232

    DPRD Kaltim Dorong Evaluasi APBD 2023 untuk Hindari Silpa

    evaluasi apbd 2023
    Seno Aji, Wakil Ketua DPRD Kaltim (.dex)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email
    Kukar Idaman

    Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur untuk secara teratur mengevaluasi pencapaian penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023.

    Hal ini dengan tujuan menghindari terulangnya kelebihan sisa anggaran (Silpa) sebagaimana yang terjadi pada tahun sebelumnya.

    Pada tahun sebelumnya, Anggaran Belanja tidak Terealisasi (Silpa) Kalimantan Timur mencapai Rp6 triliun dari total APBD sebesar Rp14,87 triliun.

    Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Seno Aji, menyoroti bahwa kurang efisien dalam proses pengadaan barang dan jasa menjadi salah satu penyebab utama terjadinya Silpa.

    “Proses lelang harus lebih efisien agar proyek-proyek dapat terealisasi dengan cepat. Hal ini sangat penting guna memaksimalkan penggunaan anggaran dan mencegah terjadinya Silpa,” katanya.

    Seno juga menekankan bahwa pada tahun ini, pengadaan barang dan jasa untuk proyek-proyek besar akan dilaksanakan lebih awal.

    Walaupun begitu, ia tetap menyadari kemungkinan terjadinya Anggaran Belanja tidak Terealisasi (Silpa).

    “Kami berharap perencanaan proyek untuk tahun 2024 sudah disiapkan dari sekarang untuk menghindari terjadinya Silpa yang besar. Kami yakin langkah ini akan memberikan dampak positif pada tahun 2024. Selain itu, kami telah mengalokasikan dana sebesar Rp675 miliar untuk mengatasi potensi terjadinya Silpa dan berharap situasinya akan lebih baik di tahun mendatang,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBagus Susetyo: Fokus Swasembada Pangan Kaltim
    Next Article Wakil Ketua DPRD Kaltim Dukung Pemilu Serentak 2024

    Related Posts

    Firnadi: Erau Naik Kelas, Menguatkan Budaya dan Ekonomi Masyarakat

    21 September 2026

    Rumah Aspirasi Fasilitasi Kolaborasi PKS Kaltim dan Relawan Gerbang Mulawarman Fire Figh Hadapi Karhutla

    9 September 2026

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026

    DPMD Kukar Siapkan Pendekar Idaman Terbaik di Tiap RT untuk Kawal Program RT-Ku Terbaik

    23 Oktober 2026

    Program Terima Kasih Guru Ngajiku, Pemkab Kukar Perluas Insentif bagi Lima Agama

    23 Oktober 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.