Tenggarong – Ancaman longsor yang melanda wilayah Loa Janan mendorong DPRD Kutai Kartanegara mengambil langkah serius. Komisi III DPRD Kukar mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin (2/6/2025), mengundang berbagai instansi untuk membahas penanganan dan relokasi warga terdampak bencana.

Rapat yang berlangsung di Ruang Komisi I DPRD Kukar dipimpin oleh Johansyah dan Ketua Komisi III DPRD Kukar, Faridah, serta turut dihadiri anggota DPRD dapil setempat, Ahmad Yani dan Fachruddin. Perwakilan masyarakat Desa Batuah dan Desa Purwajaya, Camat Loa Janan, BPBD Kukar, DLH, Dinsos, serta unsur TNI-Polri dan kepala desa hadir dalam forum yang bertujuan mencari solusi permanen atas dampak bencana longsor di Kilometer 24 dan 28.

Menurut Faridah, lahan untuk relokasi sudah ada namun belum sepenuhnya siap digunakan. “Kami akan menindaklanjuti minggu ini bersama Dinas Perkim dan pihak kecamatan untuk memastikan kesiapan lahan relokasi. Ini penting agar masyarakat segera mendapatkan tempat tinggal layak,” ungkapnya.

Johansyah menekankan pentingnya kejelasan status lahan dan penggunaan anggaran agar proses relokasi tidak menimbulkan masalah baru. “Kita harus hati-hati dalam menentukan lokasi relokasi. Jangan sampai status lahan yang belum jelas dan penggunaan anggaran yang tidak tepat sasaran menghambat penanganan,” jelasnya. Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari proses ini.

Senada dengan itu, Camat Loa Janan Hery Rusnadi menyampaikan bahwa diskusi mengenai relokasi telah dimulai sejak awal bencana terjadi. “Sebenarnya lahannya sudah siap, tinggal menunggu pengecekan dari Dinas Perkim. Yang jadi tantangan adalah status lahannya—apakah milik desa atau milik kabupaten,” katanya. Ia menegaskan pihaknya terus berkoordinasi untuk memastikan kelayakan dan kesiapan relokasi.

RDP ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah dan legislatif Kukar dalam memastikan warga terdampak tidak terus berada dalam kondisi darurat dan ketidakpastian.

Dengan proses relokasi yang kini memasuki tahap verifikasi dan koordinasi akhir, warga terdampak longsor berharap segera mendapatkan kejelasan dan hunian baru yang lebih aman.

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version