Kukar – Di balik aktivitas keagamaan yang konsisten, Organisasi Wanita Islam Kutai Kartanegara ternyata memainkan peran lebih luas dalam kehidupan masyarakat. Hal ini mendapat apresiasi langsung dari anggota DPRD Kukar, Hamdiah Z, yang menilai organisasi ini menjadi bagian nyata dari semangat program “Kukar Idaman”.

Menurut Hamdiah, Wanita Islam Kukar tidak hanya bergerak dalam bidang keagamaan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan. Ia menyebut kehadiran organisasi ini benar-benar terasa di tengah masyarakat, dan selaras dengan arah pembangunan daerah.

“Saya sangat mendukung program yang mereka lakukan. Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kukar, tentu saya bangga dan akan terus mensuport kegiatan positif mereka,” ungkap Hamdiah.

Salah satu program yang disorot Hamdiah adalah partisipasi aktif organisasi ini dalam Gerakan Etam Mengaji (Gema). Setiap Jumat, 37 anggota Wanita Islam rutin mengkhatamkan Al-Qur’an. Aktivitas ini dianggap penting dalam menanamkan nilai keagamaan yang kuat di masyarakat.

“Harapannya kegiatan ini tidak hanya dipertahankan, tetapi bisa ditingkatkan di masa depan,” ujarnya.

Selain kegiatan religius, organisasi ini juga menjalankan program ramah lingkungan. Mereka mengumpulkan sampah daur ulang dari rumah sendiri dan lingkungan sekitar, sebanyak 12 hingga 15 kilogram setiap tiga bulan. Sampah yang terkumpul dijual ke pengepul, dan hasilnya digunakan untuk membantu warga miskin.

Langkah ini tidak hanya berdampak positif terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi. Menurut Hamdiah, inisiatif seperti ini layak dijadikan contoh bagi organisasi perempuan lainnya di daerah.

Dengan sinergi antara nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan perhatian terhadap lingkungan, Organisasi Wanita Islam Kukar dinilai sebagai motor penggerak perubahan positif dalam masyarakat Kukar.

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version