Javasia.idJavasia.id
    Trending

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Minggu, 25 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Daerah Alawi Mohammad1 Maret 20241

    Harga Beras Melonjak, Anggota DPRD Kaltim Kritik Pemerintah

    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email
    Kukar Idaman

    Samarinda – Di tengah situasi ekonomi yang kian sulit akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), harga beras di Kalimantan Timur (Kaltim) justru mengalami lonjakan signifikan. Hal ini tentu saja menambah beban masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.

    Menanggapi situasi ini, Encik Wardani, anggota Komisi II DPRD Kaltim, angkat bicara. Ia mengkritik pemerintah yang dianggapnya kurang tanggap dalam mengatasi permasalahan ini.

    “Di saat harga-harga barang lain sudah naik karena imbas kenaikan BBM, mustinya pemerintah bisa menekan kenaikan harga beras dengan solusi-solusi terbaik,” tegas Encik Wardani.

    Menurut Encik, kenaikan harga beras ini tidak hanya terjadi di Kaltim, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti berkurangnya produksi padi akibat musim kemarau panjang, dan juga biaya produksi yang semakin tinggi.

    “Pemerintah harus segera turun tangan untuk mengatasi permasalahan ini,” kata Encik. “Jangan sampai masyarakat semakin terbebani dengan harga-harga kebutuhan pokok yang terus-menerus naik.”

    Encik pun menawarkan beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Di antaranya, pemerintah perlu memberikan subsidi kepada petani agar biaya produksi padi bisa ditekan. Selain itu, pemerintah juga perlu melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga beras di pasaran.

    “Pemerintah harus bergerak cepat dan tepat sasaran dalam mengatasi permasalahan ini,” ujar Encik. “Jangan sampai rakyat kecil yang menjadi korban.”

    Kenaikan harga beras ini tentu saja berdampak besar pada kehidupan masyarakat. Banyak warga yang mengeluhkan kesulitannya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

    “Harga beras naik terus, sedangkan gaji kami tidak naik,” keluh seorang warga Samarinda. “Bagaimana kami bisa hidup kalau begini terus?”

    Warga berharap pemerintah dapat segera mengatasi permasalahan ini agar harga beras kembali stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePresiden Jokowi Kunjungi Kaltim Mercure Samarinda Jadi Pilihan
    Next Article Program Sektor Pendidikan Rendi Solihin Harap Siswa Kompetitif

    Related Posts

    Ponton Bermuatan Batu Bara Tabrak Rumah Warga di Loa Duri Ulu, Perusahaan Siap Bertanggung Jawab

    22 Oktober 2026

    Bantuan Korban Kebakaran di Melayu Terus Disalurkan, Lurah Imbau Donatur Batasi Pakaian Bekas

    10 Oktober 2026

    PWI Kukar Ulurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Danau Aji

    9 Oktober 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026

    DPMD Kukar Siapkan Pendekar Idaman Terbaik di Tiap RT untuk Kawal Program RT-Ku Terbaik

    23 Oktober 2026

    Program Terima Kasih Guru Ngajiku, Pemkab Kukar Perluas Insentif bagi Lima Agama

    23 Oktober 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.