Kutai Kartanegara – Heri Budianto, sosok yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Desa Santan Ulu, resmi dikukuhkan sebagai Kepala Desa untuk masa jabatan 8 tahun pada Jumat (6/9/2024). Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan simbol kepercayaan dari pemerintah dan masyarakat yang menghendaki kelanjutan kepemimpinan Heri di desa tersebut. Dengan perpanjangan masa jabatan dua tahun ini, Heri kini memiliki lebih banyak waktu untuk mewujudkan visi dan misinya membangun Desa Santan Ulu.
Acara pengukuhan yang digelar di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara berlangsung khidmat. Sebanyak 193 kepala desa lainnya juga ikut dikukuhkan, dengan langsung dipimpin oleh Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, didampingi oleh Wakil Bupati H. Rendi Soalihi. Acara ini juga dihadiri oleh kepala OPD dan camat dari berbagai wilayah. Suasana haru dan kebahagiaan terasa saat para kepala desa, termasuk Heri, mendapatkan amanah untuk melanjutkan pengabdian mereka.
Dalam wawancaranya dengan wartawan, Heri Budianto mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas kepercayaan yang masih diberikan oleh pemerintah untuk memimpin Desa Santan Ulu. “Ini adalah momen yang berharga bagi saya dan desa. Kepercayaan ini tidak akan saya sia-siakan, dan saya berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan desa sesuai harapan masyarakat,” ujarnya dengan antusias.

Fokus pada Program Pembangunan
Bagi Heri, perpanjangan masa jabatan ini memberikan kesempatan lebih untuk menuntaskan berbagai program yang sudah direncanakan, termasuk program unggulan ‘Kukar Idaman’. Heri menjelaskan bahwa program yang diprakarsai oleh Bupati Kutai Kartanegara ini mencakup berbagai bidang, mulai dari penanganan stunting hingga ketahanan pangan.
“Kami akan fokus untuk melaksanakan program-program yang sudah berjalan dan memastikan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam hal kesehatan dan ekonomi,” ungkap Heri. Ia juga menambahkan bahwa program penanganan stunting menjadi salah satu prioritas, mengingat pentingnya upaya ini dalam menciptakan generasi yang sehat dan kuat di masa depan.
Namun, Heri tidak menutup mata terhadap tantangan yang masih ada. Menurutnya, masih banyak program yang perlu diselesaikan, seperti perbaikan infrastruktur, pengembangan ekonomi desa, serta peningkatan layanan publik. “Tantangan terbesar adalah bagaimana kita bisa memenuhi semua harapan masyarakat, namun saya optimis, dengan dukungan yang ada, kita bisa mencapai itu semua,” tegasnya.
Pengukuhan Sebagai Momentum
Pengukuhan ini menjadi momen penting bagi Heri Budianto untuk semakin mempertegas komitmennya dalam melanjutkan pembangunan. Ia merasa bahwa amanah ini merupakan panggilan untuk melayani masyarakat dengan penuh integritas. “Menjadi kepala desa bukan sekadar jabatan, tetapi sebuah tanggung jawab besar. Kami harus memastikan bahwa desa kami dapat berkembang lebih baik,” katanya.
Kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah tidak hanya menjadi tanggung jawab pribadi Heri, tetapi juga seluruh perangkat desa. Ia menegaskan pentingnya kerja sama antara semua pihak, mulai dari masyarakat hingga pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi inilah yang akan mendorong kemajuan Desa Santan Ulu.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan masa jabatan yang lebih panjang, Heri Budianto berharap bisa memberikan dampak yang lebih signifikan bagi Desa Santan Ulu. Ia bertekad untuk memanfaatkan waktu ini sebaik mungkin dalam mengatasi berbagai masalah yang ada di desa, seperti peningkatan taraf hidup masyarakat, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kualitas layanan kesehatan.
“Ini adalah tugas yang berat, tetapi saya yakin, dengan dukungan dari masyarakat dan pemerintah, kita bisa menghadapi segala tantangan. Melalui program-program yang sudah ada, kami akan berusaha keras agar Desa Santan Ulu bisa semakin maju dan mandiri,” tutupnya dengan penuh optimisme.
Dengan semangat baru dan dukungan penuh dari pemerintah serta masyarakat, Heri Budianto kini melangkah mantap untuk melanjutkan tugasnya sebagai pemimpin yang berdedikasi di Desa Santan Ulu. Perpanjangan masa jabatan ini tidak hanya menjadi sebuah kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab yang besar untuk mewujudkan desa yang lebih baik di masa depan.