Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Rumah Aspirasi Fasilitasi Kolaborasi PKS Kaltim dan Relawan Gerbang Mulawarman Fire Figh Hadapi Karhutla

    9 September 2026

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Rabu, 9 September 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    DPRD Kukar Lutfi3 Juli 20261,789

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    Interaksi Budaya Nusantara dinilai menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya sekaligus mengembangkan potensi wisata lokal.
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Kukar – Keberagaman budaya ibarat mozaik yang menyatukan masyarakat dalam satu bingkai kebangsaan. Semangat itu terlihat dalam pembukaan Interaksi Budaya Nusantara yang berlangsung di kawasan Taman Wisata Gunung Kelapis, Jalan Singa Lawang, Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (2/7/2026). Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Kutai Kartanegara, HM Jamhari, yang menilai pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pengembangan sektor pariwisata.

    Interaksi Budaya Nusantara diselenggarakan selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juli 2026. Agenda tersebut menjadi ruang bagi masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan budaya untuk memperkuat persatuan melalui keberagaman tradisi yang hidup di Nusantara, khususnya di Kalimantan. Selain menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antarmasyarakat dalam suasana yang harmonis.

    Dalam sambutannya, HM Jamhari menyampaikan bahwa Interaksi Budaya Nusantara merupakan representasi kecil dari kekayaan budaya Indonesia yang mampu menyatukan berbagai perbedaan. Menurutnya, nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur harus terus dijaga agar tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

    “Interaksi Budaya Nusantara adalah sebuah bentuk kebersamaan yang harus kita pelihara. Nilai-nilai budaya yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan harus terus ditingkatkan agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujar Jamhari.

    Ia menilai kemajuan sektor kebudayaan tidak hanya penting untuk menjaga identitas bangsa, tetapi juga memiliki dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pengembangan budaya yang dikelola secara baik dinilai mampu melahirkan peluang usaha baru, memperkuat ekonomi kreatif, serta memperkenalkan potensi daerah hingga ke tingkat regional maupun nasional.

    Sebagai anggota DPRD Kutai Kartanegara, Jamhari menegaskan kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai inisiatif masyarakat dalam melestarikan budaya daerah. Ia berharap penyelenggaraan Interaksi Budaya Nusantara dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang mendapat dukungan dari pemerintah maupun berbagai pemangku kepentingan.

    Selain memberikan perhatian pada pelestarian budaya, Jamhari juga menyoroti besarnya potensi wisata yang dimiliki kawasan Gunung Kelapis. Menurutnya, destinasi yang berada di Kecamatan Loa Kulu tersebut memiliki panorama alam yang menarik dengan lanskap menghadap Sungai Mahakam, sehingga berpeluang berkembang menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kutai Kartanegara.

    “Potensi wisata Gunung Kelapis sangat luar biasa. Jika dikelola dengan baik melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan Dinas Pariwisata, kawasan ini akan mampu menarik lebih banyak wisatawan. Dampaknya tentu akan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan asli desa maupun daerah,” katanya.

    Ia menambahkan, pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal memerlukan sinergi seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah desa, hingga pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pengelolaan kawasan wisata tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

    Pada akhir kegiatan, Jamhari berharap upaya pelestarian budaya dapat terus berjalan seiring dengan pengembangan destinasi wisata daerah. Menurutnya, perpaduan antara kekayaan budaya dan potensi alam menjadi modal penting dalam membangun Kutai Kartanegara yang inklusif, harmonis, sekaligus mampu mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi mendatang.

    Gunung Kelapis Interaksi Budaya Nusantara Kutai Kartanegara Tags: HM Jamhari
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMusdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga
    Next Article Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    Related Posts

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026

    DPRD Kukar Soroti Kepastian HGU PT Kalpataru

    28 Agustus 2026

    Komisi I DPRD Kukar Sidak TPA Bekotok, Minta Pembangunan dan Rencana Produksi Gas Metana Dipercepat

    28 Agustus 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Rumah Aspirasi Fasilitasi Kolaborasi PKS Kaltim dan Relawan Gerbang Mulawarman Fire Figh Hadapi Karhutla

    9 September 2026

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026

    Bupati Subandi Serahkan Kursi Roda kepada Tiga Warga Wonoayu, Dorong Mereka Kembali Beraktivitas

    7 September 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.