Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Program Perikanan Kukar Bertahan di Tengah Tekanan Fiskal

    26 September 2026

    Distanak Kukar Perkuat Penanganan Lahan Kekeringan

    25 September 2026

    Disdik Kukar Imbau Warga Gunakan Air Bersih Saat Prosesi Berlimbur

    25 September 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Sabtu, 26 September 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Pemkab Kukar Alawi Mohammad23 September 2026387

    Kukar Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah MTQ Kaltim

    Panitia mulai mengunci arena utama, logo, maskot, dan tema menjelang pelaksanaan MTQ Kaltim Desember mendatang.
    Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, Sunggono, memberikan keterangan kepada awak media terkait kesiapan Kukar menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026.
    Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, Sunggono, memberikan keterangan kepada awak media terkait kesiapan Kukar menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026. (dok.Javasia)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email
    Kukar Idaman

    Kukar – Persiapan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyambut Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur mulai memasuki babak yang lebih serius. Sejumlah keputusan penting yang sebelumnya masih menjadi “teka-teki” kini telah disepakati panitia, mulai dari arena utama, logo, maskot hingga tema yang akan menjadi wajah penyelenggaraan MTQ di Tenggarong.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan panitia pelaksana telah menggelar rapat bersama pengurus dan panitia inti yang melibatkan Asisten I, Asisten II, Asisten III serta unsur sekretariat umum. Pertemuan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus pemantapan rencana kerja masing-masing bidang agar seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal menuju pelaksanaan MTQ yang direncanakan berlangsung sekitar [3-10 Desember 2026].

    Dalam rapat itu, panitia terlebih dahulu mendengarkan laporan Sekretaris Umum yang sebelumnya mengikuti pelaksanaan MTQ tingkat nasional di Semarang. Pengalaman dari penyelenggaraan tingkat nasional tersebut menjadi salah satu bahan untuk mengevaluasi kinerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar sekaligus melihat berbagai kebutuhan teknis yang harus dipersiapkan sebagai tuan rumah tingkat provinsi.

    “Yang pertama, mendengarkan laporan dari Saudara Sekretaris Umum yang mengikuti kegiatan MTQ tingkat nasional di Semarang,” kata Sunggono.

    Evaluasi kemudian dilanjutkan terhadap rencana kerja panitia MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Para ketua maupun koordinator bidang menyampaikan kesiapan dan kebutuhan masing-masing. Dari laporan tersebut, Sunggono menilai secara umum Kukar telah memiliki gambaran yang cukup jelas untuk menjalankan tugas sebagai tuan rumah.

    “Dan yang lebih penting lagi, mengevaluasi rencana kerja dari panitia pelaksana MTQ tingkat provinsi yang tadi sudah disampaikan oleh para ketua bidang. Tergambar dari penjelasan para koordinator bidang bahwa insyaallah secara keseluruhan kita siap menjadi tuan rumah,” ujarnya.

    Sejumlah hal strategis yang sebelumnya belum mencapai kesepakatan juga telah diputuskan. Panitia telah menentukan konsep arena utama, maskot, logo, serta tema MTQ. Namun, khusus identitas maskot, Sunggono masih memilih merahasiakannya hingga nantinya diumumkan secara resmi kepada masyarakat.

    “Maskotnya rahasia dong. Ini nggak boleh disampaikan semua,” ucapnya.

    Untuk lokasi arena utama, panitia sementara mengarah pada halaman Kantor Bupati Kukar. Penataan lokasi nantinya direncanakan dibuat secara khusus agar mampu menampung rangkaian kegiatan utama serta memberikan suasana yang representatif bagi pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.

    “Maka tadi saya bilang, kalau sementara ini yang kita sepakati di halaman Kantor Bupati. Mungkin pengaturan spesial, hampir seperti 17-an,” jelas Sunggono.

    Hasil kesepakatan panitia tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Bupati Kukar untuk memperoleh persetujuan. Setelah mendapatkan lampu hijau, seluruh bidang akan bergerak pada tahapan teknis dan fisik. Panitia menargetkan pekerjaan persiapan sudah mulai berjalan penuh paling lambat [1 Oktober 2026].

    “Jadi tadi sudah saya sampaikan ke teman-teman, insyaallah paling lambat 1 Oktober sudah running persiapan teknis, persiapan fisik kegiatan yang harus kita laksanakan. Dan insyaallah teman-teman yang membawahi masing-masing koordinator bidang sudah siapkan diri itu,” katanya.

    Selain mempersiapkan diri sebagai penyelenggara, Kukar juga telah lebih dulu menyiapkan kafilah yang akan berlaga. Proses pembinaan peserta disebut telah berjalan sejak awal 2026. Pada Januari, LPTQ Kukar melaksanakan seleksi terbatas terhadap peserta yang sebelumnya mengikuti MTQ tingkat kabupaten. Seleksi kemudian diperluas melalui hasil MTQ tingkat kecamatan dan dilanjutkan dengan pembinaan bagi peserta terpilih.

    “Persiapan kafilah Kukar sebenarnya sudah kita mulai sejak awal tahun 2026 ini. Jadi di bulan Januari kita sudah melaksanakan seleksi terbatas kepada peserta MTQ yang ikut di MTQ tingkat kabupaten yang tahun lalu,” terang Sunggono.

    Para peserta yang masuk dalam penjaringan selanjutnya mengikuti sejumlah tahapan pembinaan, baik secara mandiri maupun melalui pemusatan latihan. Pola tersebut diharapkan dapat mematangkan kemampuan peserta sebelum tampil mewakili Kukar pada seluruh cabang yang dipertandingkan.

    “Kita melakukan seleksi terbatas, kemudian ada lagi MTQ tingkat kecamatan dan peserta atau juara-juaranya kita ikutsertakan lagi di pemusatan pelatih. Jadi ada beberapa tahapan yang sudah kita laksanakan, baik yang namanya bersifat mandiri atau pelatihan terpusat,” katanya.

    Kukar juga berencana menurunkan peserta pada seluruh cabang lomba yang tersedia. Menurut Sunggono, jumlahnya berada di kisaran 58 cabang dan seluruhnya akan diikuti oleh kafilah tuan rumah.

    Ketika ditanya mengenai sasaran Kukar dalam MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur tersebut, Sunggono menyampaikan target mempertahankan prestasi tertinggi dengan jawaban singkat.

    “Kembali juara lagi. Insyaallah,” tegasnya.

    Dengan keputusan utama penyelenggaraan yang mulai dikunci serta pembinaan kafilah yang telah berlangsung sejak awal tahun, Kukar kini memasuki fase percepatan persiapan. Persetujuan Bupati menjadi tahapan berikutnya sebelum pekerjaan teknis dan fisik digerakkan penuh untuk menyambut peserta MTQ dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur pada Desember 2026.(ADV/Kukar).

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMedia Gathering BPJS Sidoarjo, Perkuat Kolaborasi Edukasi JKN dan Kesehatan Masyarakat
    Next Article DPRD Kukar Desak Penanganan Dugaan Pencemaran Sungai Pleo

    Related Posts

    Program Perikanan Kukar Bertahan di Tengah Tekanan Fiskal

    26 September 2026

    Distanak Kukar Perkuat Penanganan Lahan Kekeringan

    25 September 2026

    Disdik Kukar Imbau Warga Gunakan Air Bersih Saat Prosesi Berlimbur

    25 September 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Program Perikanan Kukar Bertahan di Tengah Tekanan Fiskal

    26 September 2026

    Distanak Kukar Perkuat Penanganan Lahan Kekeringan

    25 September 2026

    Disdik Kukar Imbau Warga Gunakan Air Bersih Saat Prosesi Berlimbur

    25 September 2026

    Hari Tani 2026 di Kukar, Bupati Aulia Tekankan Literasi Keuangan

    25 September 2026

    Kukar Raih TPID Award 2026, Buah Kerja Pengendalian Inflasi di Era Aulia-Rendi

    24 September 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.