Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Sabtu, 25 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    DPRD Kaltim Astri Nurfianti12 November 20231

    Legislator Kaltim Desak Pembentukan Dinas Kebudayaan Terpisah

    Dia juga mendorong agar persoalan kebudayaan daerah dikelola khusus oleh satu lembaga.
    Sakrowi
    Sakrowi V Zahry DPRD Kaltim (.Inet)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Samarinda – Legislator DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sarkowi V Zahry meminta agar bidang kebudayaan dibentuk dinas sendiri yakni Dinas Kebudayaan, tidak dilebur dengan Dinas Pendidikan seperti yang selama ini.

    “Selama ini bidang kebudayaan masih dilebur penanganannya dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga alokasi anggarannya tidak teralokasi secara khusus,“ kata Sarkowi di Samarinda, Minggu.

    Ia mengatakan, hal itu agar anggaran kegiatan kebudayaan bisa lebih dialokasikan secara khusus. Peleburan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuat bidang kebudayaan hanya tertangani pada level bidang Eselon IV, sehingga pada penganggaran kegiatan hanya terkesan asal ada.

    Sarkowi menjelaskan, pada Perda Pemajuan Kebudayaan yang telah disahkan DPRD Kaltim beberapa waktu lalu, memuat banyak hal yang mesti diperhatikan pemerintah daerah, dalam memajukan kearifan budaya lokal.

    “Pemisahan Dinas Kebudayaan menjadi dinas tersendiri sudah saya sampaikan sebagai langkah rekomendasi dalam pemajuan kebudayaan. Ini semestinya dipertimbangkan oleh pemerintah daerah,” ujar Sarkowi.

    Dia juga mendorong agar persoalan kebudayaan daerah dikelola khusus oleh satu lembaga. Sebab, kebudayaan merupakan nyawa yang mesti dipertahankan dan dilestarikan, terutama dalam menyongsong Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

    Dikemukakannya, selama ini budaya sering dianggap sekadar seni saja. Sehingga, pelestariannya cendrung pada bidang pementasan karya saja. Sementara nilai-nilai dan norma-norma yang diatur dalam adat istiadat tak lagi terakomodir secara baik dan berkelanjutan.

    “Semua elemen harus ikut andil dalam pemajuan budaya Kaltim. Baik dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, pakar-pakar budaya, hingga Dewan Kesenian Daerah (DKD). Hal ini akan memberikan kelancaran dalam menjalankan berbagai program kerja yang akan dibuat,” harap Sarkowi.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKomisi III DPRD Kaltim: Libatkan Kontraktor Lokal di Benua Etam
    Next Article Salehuddin: Desa di Kaltim Tidak Lagi Sangat Tertinggal

    Related Posts

    Firnadi Ikhsan: Fraksi PKS Kaltim Komitmen Dukung Hak Angket

    6 Mei 2026

    Lewat PDD ke-3, Jahidin Dorong Partisipasi Aktif Warga dalam Demokrasi

    10 April 2026

    PDD ke-11, Prof. Jahidin Dorong Masyarakat Melek Hak Sipil di Samarinda

    28 November 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.