Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Sabtu, 25 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Kesehatan dexpert11 Mei 20230

    Mengenali Anjing Rabies: Ciri-Ciri dan Langkah Cegah Penularannya

    Seekor anjing dengan rabies akan mengalami paranoia dan peningkatan agresivitas, mereka akan menyerang segalanya
    Ilustrasi Anjing Rabies
    Ilustrasi Anjing Rabies (.inet)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Rabies adalah virus yang berbahaya dan dapat dicegah. Jika tidak ditangani dengan baik, bisa berakibat fatal dan fatal. Anjing yang terinfeksi rabies memiliki sedikit atau tidak ada kesempatan bertahan hidup. Oleh karena itu, vaksinasi sangat penting untuk kewaspadaan kita.

    Mengetahui ciri-ciri anjing rabies yang perlu diwaspadai sejak dini dapat membantu kita menyelamatkan hewan peliharaan, termasuk juga menyelamatkan diri sendiri.

    Rabies adalah penyakit zoonosis yang bisa menular ke manusia yang dapat berakibat fatal. Penyakit anjing rabies dapat mempengaruhi sistem saraf pusat, sumsum tulang belakang, dan otak anjing.

    Ciri-ciri rabies pada anjing tidak selalu muncul segera. Gejala rabies dapat muncul setelah sepuluh hari dari infeksi atau bahkan beberapa bulan setelahnya.

    Ada tiga tahap gejala rabies pada anjing. Setelah terinfeksi rabies, hewan peliharaan belum tentu mengalami tahap-tahap di bawah ini. Namun, ciri-ciri berikut ini bisa menjadi patokan supaya kamu segera mencari pertolongan.

    Ciri-ciri anjing rabies

    1. Tampak gelisah

    Seekor anjing dengan rabies akan mengalami paranoia dan berperilaku seolah-olah mereka terus-menerus ketakutan.

    2. Menyembunyikan diri

    Anjing bisa menjadi sangat pemalu dan mulai bersembunyi dari orang-orang, menghabiskan banyak waktu sendirian.
    Jika anjing biasanya ramah pada kita, dia akan kehilangan semangat, menyendiri, dan menjadi melankolis.

    3. Lebih sering menjilati lukanya sendiri

    Anjing yang terkena virus rabies sering menjilati lukanya sendiri.

    4. Agresif

    Anjing dengan rabies bisa menjadi sangat agresif. Sikap agresif anjing terkena rabies akan muncul pada tahap awal, atau bisa terjadi setelah virus mencapai sistem saraf anjing.

    5. Mudah marah

    Anjing kadang-kadang akan tampak marah. Mereka akan menggonggong pada apa pun yang lewat dan menyerang hewan, orang, dan benda lain. Pada tahap ini, seekor anjing juga dapat menyerang pemiliknya seolah-olah mereka tidak mengenalinya lagi.

    6. Pupil melebar.

    Aning yang terkena virus rabies pupilnya akan melebar.

    7. Kejang.

    Pada tahap lanjut rabies, otot anjing akan terpengaruh. Kamu akan melihat anjing itu gemetar hebat. Pada akhirnya, anjing bisa kejang-kejang.

    8. Air liur.

    Ini adalah tanda umum anjing menderita rabies. Begitu virus memasuki kelenjar air liur, itu menyebabkan air liur yang berlebihan, yang terlihat seperti busa.

    Anjing akan tampak tidak bisa menutup mulutnya, dengan rahang jatuh sepenuhnya. Selain itu, anjing tidak akan makan, dan mereka akan kehilangan kendali atas tenggorokan mereka.

    9. Menderita Kelumpuhan.

    Kelumpuhan akan mempengaruhi mulut, tenggorokan, dan otot anjing. Tubuh anjing akan mulai bergetar, dan mereka bisa kehilangan kendali atas kaki dan kemampuan berjalan. Kelumpuhan akan dengan cepat menyebar ke bagian lain dari tubuh anjing, akhirnya menyebabkan koma dan kematian.

    10. Menyerang apa saja

    Seekor anjing dengan rabies akan mengalami paranoia dan peningkatan agresivitas. Mereka akan menyerang segalanya dan apa saja karena ketakutan pada semua hal akibat otak keruh oleh virus.

    Demikian itu ciri-ciri anjing rabies yang perlu diwaspadai.

    Anjing Hewan Peliharaan Kesehatan Rabies
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePerpaduan Tak Terduga: China Runtuh, RI Terdampak Tak Terelakkan
    Next Article Bandara NYIA Mengalami Peningkatan Pergerakan Pesawat dan Penumpang

    Related Posts

    Pisah Sambut Kepala Puskesmas Sukodono, Momentum Perkuat Soliditas dan Tingkatkan Layanan

    7 Juli 2026

    Posyandu Remaja Aktif, Wujudkan Generasi Z Sehat dan Produktif

    15 Juni 2026

    640 Relawan Program Gizi Nasional di Kutim Segera Nikmati Layanan BPJS Kesehatan

    12 Mei 2026

    Comments are closed.

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.