Kukar – Dalam kancah politik yang kian memanas menuju Pilkada 2029, DPD Partai Golkar Kutai Kartanegara (Kukar) tengah bersiap menggelar Musyawarah Daerah (Musda) sebagai panggung utama penentuan arah dan kepemimpinan partai lima tahun ke depan. Musda ini dirancang bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi juga sebagai batu loncatan strategis memperkuat mesin partai hingga ke tingkat desa.

Menurut Sekretaris DPD Partai Golkar Kukar, Johansyah, SE., M.Si, tahapan Musda kini memasuki fase krusial. Proses penjaringan kandidat ketua sedang berlangsung, dan seluruh kader diberikan ruang yang sama untuk tampil sebagai calon pemimpin.

“Saat ini para kader tengah dipersiapkan dan diberikan ruang untuk menjadi kandidat calon ketua. Kita ingin memastikan bahwa proses Musda ini berjalan demokratis dan sesuai AD/ART partai,” tegas Johansyah pada Rabu (6/8/2025).

Dalam forum Musda mendatang, akan hadir 20 pimpinan kecamatan, unsur pendiri dan didirikan, sayap organisasi partai, serta pengurus DPD I Partai Golkar Kalimantan Timur. Dengan total 25 suara pemilih resmi, forum ini menjadi indikator soliditas internal dan penentu wajah baru Partai Golkar Kukar ke depan.

“Siapapun yang terpilih nanti, itu adalah kader terbaik Partai Golkar. Kita tidak bicara siapa yang lebih unggul secara individu, tapi bagaimana semua bisa menjaga kekompakan dan soliditas partai,” ujar Johansyah lebih lanjut.

Tidak hanya memilih ketua, Musda ini juga akan menjadi pijakan untuk konsolidasi menyeluruh hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Proses musyawarah akan dilanjutkan secara berjenjang untuk memastikan struktur partai berjalan efektif di akar rumput.

“Ini adalah tahapan berjenjang yang harus dilakukan untuk memastikan struktur partai bekerja optimal hingga ke desa,” kata Johansyah.

Ia menyebutkan bahwa penguatan struktur partai hingga ke tingkat terbawah merupakan bagian dari strategi besar dalam menyongsong Pilkada 2029 dan Pemilu legislatif mendatang. Visi utamanya: seluruh kader bergerak serempak dalam satu garis perjuangan.

“Kami ingin memastikan seluruh kader dari tingkat kabupaten hingga desa bergerak dalam satu visi, satu garis perjuangan, untuk kejayaan Golkar di Kukar,” ungkapnya.

Menariknya, menjelang pelaksanaan Musda yang direncanakan sekitar September 2025, nama-nama calon ketua mulai bermunculan di kalangan internal partai. Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi siapa saja yang akan bertarung memperebutkan posisi ketua.

Namun Johansyah menyampaikan kabar penting: Dr. H. Hasanuddin Mas’ud, Ketua DPD Partai Golkar Kukar saat ini, telah menyatakan secara lisan akan kembali maju sebagai calon ketua periode 2025–2030.

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version