Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Jumat, 24 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Pemkab Kutim Astri Nurfianti17 Desember 20244

    Pemkab Kutim Fokus Tangani Stunting: Dari Edukasi, PMT, hingga Perbaikan Sanitasi

    DPPKB Kutim Kampanye Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Balai Pertemuan Umum (BPU), Desa Sangatta Utara, Selasa (17/12/2024)
    DPPKB Kutim Kampanye Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Balai Pertemuan Umum (BPU), Desa Sangatta Utara, Selasa (17/12/2024)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berkomitmen menekan angka stunting melalui berbagai program strategis. Salah satu langkah terbaru adalah penyelenggaraan Kampanye Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, yang dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim pada Selasa, 17 Desember 2024. Bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Sangatta Utara, kegiatan ini melibatkan berbagai pihak terkait dan mendapat respons positif dari masyarakat.

    Acara tersebut dihadiri oleh perangkat daerah, perwakilan Koramil dan Polsek, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), tokoh masyarakat, serta keluarga yang memiliki balita, ibu hamil, calon pengantin, dan remaja. Selain itu, Tim Pendamping Gizi dan Tim BLUD Puskesmas turut memberikan dukungan teknis dalam kegiatan ini.

    Fokus Edukasi dan Intervensi Gizi

    Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi B, menjelaskan bahwa kampanye ini bertujuan utama meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting sedini mungkin. Menurutnya, pendekatan edukasi yang masif sangat diperlukan agar masyarakat memahami risiko stunting dan langkah-langkah pencegahannya.

    “Kami ingin masyarakat benar-benar paham bahwa stunting bukan hanya persoalan gizi buruk. Edukasi adalah kunci pencegahan stunting, terutama bagi calon pengantin, ibu hamil, dan keluarga yang memiliki balita,” ujar Junaidi.

    Langkah konkret lain dalam kampanye ini adalah pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa telur kepada keluarga yang berisiko stunting. Pemberian ini dimaksudkan untuk mendukung pemenuhan gizi anak dan ibu hamil, sekaligus menjadi bagian dari solusi praktis mengatasi kekurangan gizi di lapangan.

    “Namun ke depan, kami akan memanfaatkan teknologi digital seperti YouTube dan podcast untuk menjangkau lebih banyak masyarakat,” tambah Junaidi, menekankan pentingnya inovasi dalam menyebarkan informasi dan edukasi seputar pencegahan stunting.

    Verifikasi Data dan Faktor Penyebab Stunting

    Dalam kesempatan tersebut, Junaidi menyoroti pentingnya akurasi data keluarga berisiko stunting. Berdasarkan data DPPKB, Kecamatan Sangatta Utara mencatat sekitar 3.870 individu yang berisiko stunting. Angka ini menjadikan kecamatan tersebut sebagai salah satu fokus intervensi pemerintah.

    Junaidi menjelaskan bahwa masalah stunting bukan hanya persoalan kekurangan gizi. Faktor lain seperti buruknya sanitasi dan keterbatasan akses air bersih juga memainkan peran penting dalam memicu stunting.

    “Intervensi gizi memang penting, tetapi tidak cukup jika faktor lingkungan tidak diperbaiki. Oleh karena itu, kami akan berkoordinasi dengan PDAM untuk meningkatkan akses air bersih dan Dinas Perkim untuk perbaikan rumah layak huni serta sanitasi,” jelasnya.

    Sebagai langkah awal, di Kecamatan Sangatta Utara telah dilakukan distribusi PMT sebanyak 1.192 piring. Selain itu, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di sembilan kecamatan lain yang memiliki angka risiko stunting tertinggi di Kutim.

    Peninjauan Lapangan ke Keluarga Berisiko

    Setelah acara utama di BPU, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke keluarga yang berisiko stunting di Gang Rama, Desa Sangatta Utara. Dalam kunjungan tersebut, Tim Pendamping Gizi dan Tim Kesehatan dari BLUD Puskesmas, yang didukung oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, melakukan intervensi langsung di lapangan.

    Intervensi ini meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian langsung PMT kepada keluarga yang membutuhkan. Pendekatan langsung ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus stunting secara efektif dan tepat sasaran.

    “Kegiatan ini bukan sekadar simbolis. Kami ingin memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan dan memberikan dampak nyata,” ujar salah satu anggota Tim Pendamping Gizi.

    Pendekatan Holistik Pemerintah Kutim

    Pemerintah Kutai Timur menyadari bahwa penanganan stunting memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai aspek kehidupan masyarakat. Perbaikan lingkungan, akses air bersih, dan edukasi gizi yang berkelanjutan menjadi tiga pilar utama dalam strategi penurunan angka stunting di Kutim.

    “Kami tidak hanya berfokus pada solusi jangka pendek seperti PMT, tetapi juga menyasar akar masalahnya. Sanitasi yang buruk dan minimnya air bersih adalah dua hal yang akan kami benahi melalui kerja sama lintas sektor,” kata Junaidi.

    Tantangan dan Optimisme

    Stunting masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Kutai Timur. Dampak stunting tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan otaknya, yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.

    Namun, Junaidi optimistis dengan kolaborasi dan komitmen semua pihak, angka stunting di Kutai Timur dapat ditekan secara signifikan. Kampanye ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah berusaha maksimal dalam memberikan solusi komprehensif bagi masyarakat.

    “Kunci keberhasilan ini ada pada sinergi dan kerja sama. Stunting bukan hanya masalah pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan kerja keras, saya yakin kita bisa mencapai target yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

    Melalui Kampanye Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, Pemkab Kutai Timur menegaskan komitmennya dalam melawan stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Langkah-langkah strategis seperti edukasi, verifikasi data, pemberian PMT, serta peninjauan langsung ke lapangan menjadi bagian dari upaya konkret dalam menekan angka stunting.

    Dengan pendekatan holistik yang melibatkan semua pihak, Pemerintah Kutai Timur optimistis dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Harapan besar disematkan pada keberlanjutan program ini, demi menjadikan Kutai Timur sebagai kabupaten yang maju, sehat, dan sejahtera.

    Berita pemkab Kutim Kabar Kutim Pemkab Kutim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleHujan Deras di Sidoarjo, Hari Banteng : Kurang Berfungsinya Drainase dan Perlunya Normalisasi
    Next Article Plt. Bupati Sidoarjo Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Aman Jelang Nataru

    Related Posts

    DPRD dan Pemkab Kutim Fokus Perkuat Regulasi

    6 Mei 2026

    7.500 Lebih Kunjungi Pameran Kebudayaan Islam Kutim di Masjid Al Faruq

    23 November 2025

    Disdikbud Kutim Siapkan Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Seni 2026

    23 November 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.