Sidoarjo – Balai Desa Kebaron di Kecamatan Tulangan berubah menjadi lautan manusia saat Pemerintah Desa Kebaron menggelar program Pengundian Optimalisasi Pajak, Minggu (14/12/2025). Ratusan warga antusias memadati lokasi, menyambut ratusan hadiah hiburan dan puluhan hadiah utama yang disiapkan sebagai bentuk apresiasi kepada para wajib pajak.

Kepala Desa Kebaron, Suwito, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi program optimalisasi pajak tahun 2025. Tujuan utamanya adalah meningkatkan semangat masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak, dengan cara yang lebih menyenangkan dan menggugah partisipasi.

“Kegiatan ini kita melaksanakan program dari pemerintah, yaitu optimalisasi pajak tahun 2025. Salah satunya kita memberikan reward kepada wajib pajak agar memberikan semangat, sehingga ke depan mereka lebih giat membayar pajak,” ujarnya di sela acara.

Sebagai bentuk penghargaan, setiap Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang dibayarkan mendapat satu kilogram gula serta kupon undian. Bahkan, warga yang membayar pajak dengan keterlambatan tetap diberi kesempatan mengikuti undian.

“Walaupun ada keterlambatan pembayaran pajak, tetap kita berikan kupon reward dan tetap punya hak mendapatkan hadiah,” jelas Suwito.

Ia juga menekankan pentingnya pemecahan SPPT menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM) agar pajak tidak menumpuk dalam satu nama induk dan mencegah masalah administratif di masa mendatang. Suwito juga memastikan bahwa masyarakat yang membayar pajak di luar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tetap menerima hadiah.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kebaron, Nyoto, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan ketaatan warga dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ia menyebut bahwa program undian ini sudah berjalan selama tiga tahun dan terbukti efektif dalam membangun kepercayaan publik.

“Harapan dari kami, ke depan khususnya pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan oleh wajib pajak warga Desa Kebaron terus meningkat,” katanya.

Nyoto menjelaskan bahwa 20 persen dari total penerimaan pajak dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk reward. Pengundian ini juga menjadi sarana penyerapan anggaran yang telah diatur dalam mekanisme pembagian hasil pajak daerah.

Salah satu warga, Mahmud (47), mengaku senang mengikuti pengundian tahunan ini. Menurutnya, hadiah-hadiah yang disediakan mampu mendorong warga untuk rutin membayar pajak.

“Senang kalau tiap tahun ada pengundian dan hadiahnya banyak. Ini bisa menarik warga untuk aktif bayar pajak,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Rusiani, warga RT 3 RW 3, yang membawa pulang tiga kupon undian. Ia berharap kegiatan ini bisa terus diadakan setiap tahun karena mampu mempererat kebersamaan di lingkungan.

“Harapannya ke depan tiap tahun ada kegiatan seperti ini karena pengundian ini membuat warga guyup,” ungkapnya.

Program ini menjadi bukti bahwa dengan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan, kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pajak dapat ditingkatkan secara efektif.

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version