Gresik – Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digagas oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (FEB Unesa) sukses dilaksanakan di Desa Dooro, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Kapabilitas Perempuan Sekoper Desa Dooro melalui Edukasi Literasi Keuangan dan Upaya Peningkatan SDM.” Dipimpin oleh R.A. Sista Paramita, program ini melibatkan Tias Andarini Indrawati, Fandi Fatoni, dan Khoirur Rozaq sebagai anggota tim.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan dan kapabilitas kaum perempuan dalam kelompok Sekoper (Sekolah Perempuan), dengan fokus pada literasi keuangan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Literasi keuangan menjadi aspek penting dalam membangun kemandirian ekonomi perempuan desa, terutama di era digital yang semakin kompetitif.
Edukasi Keuangan dan Peningkatan SDM
R.A. Sista Paramita menjelaskan bahwa banyak perempuan di Desa Dooro memiliki potensi besar dalam mengelola usaha rumah tangga dan keuangan keluarga. “Kami berupaya memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang tepat, termasuk tips menabung, manajemen arus kas, dan pengenalan terhadap berbagai produk keuangan modern,” ujar Sista.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti berbagai kegiatan seperti pelatihan interaktif, simulasi keuangan, dan diskusi kelompok. Fandi Fatoni menambahkan, “Selain edukasi keuangan, kami juga memberikan pelatihan peningkatan keterampilan SDM agar mereka dapat lebih percaya diri dalam berwirausaha.”
Khoirur Rozaq turut menyampaikan pentingnya membangun pola pikir positif dalam menghadapi tantangan ekonomi. “Peningkatan kapasitas SDM perempuan desa adalah kunci agar mereka bisa menjadi agen perubahan dalam lingkungan keluarga dan komunitas,” jelasnya.
Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat
Tias Andarini Indrawati menekankan pentingnya kerja sama antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dalam pemberdayaan komunitas lokal. “Melalui kegiatan PKM ini, kami berharap tercipta keberlanjutan program yang mampu memberikan dampak jangka panjang bagi perempuan di Desa Dooro,” tutur Tias.
Program ini diakhiri dengan pemberian apresiasi kepada peserta yang aktif mengikuti pelatihan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesejahteraan ekonomi keluarga meningkat dan ekosistem pemberdayaan perempuan semakin kuat di Desa Dooro, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.




