Tenggarong – Politisi Partai Gerindra, Hendra, ST., MT., resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2025-2029. Ia menggantikan Alif Tuariadi melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Tenggarong Seberang.

Pasca pelantikan, Hendra menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk menjawab tantangan yang dihadapi warga sekitar. Ia menyoroti sektor pertanian dan infrastruktur sebagai dua bidang utama yang menjadi harapan masyarakat di daerah pemilihannya.

Salah satu program yang ingin ia dorong adalah optimalisasi lahan bekas tambang menjadi lahan pertanian produktif. “Kita melihat masih banyak bekas tambang di Kukar, sementara pertanian juga menjadi sektor penting,” ujar Hendra kepada awak media, Senin (10/2/2025).

Meskipun mayoritas masyarakat di Dapil II berprofesi sebagai petani, banyak lahan pertanian yang bersinggungan dengan bekas galian tambang. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keseimbangan antara keberlanjutan sektor pertanian dan pemanfaatan lahan bekas tambang secara produktif.

Optimalisasi Infrastruktur dan Pasar bagi Petani

Sebelum terjun ke dunia politik, Hendra memiliki latar belakang sebagai wiraswasta. Pengalamannya di bidang usaha membuatnya peka terhadap permasalahan ekonomi masyarakat, khususnya petani yang menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan akses pasar.

“Oleh karena itu, saya akan mengupayakan sinergi dengan program pemerintah daerah untuk mendorong kebijakan yang mendukung pemanfaatan lahan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Sebagai langkah strategis, ia akan menyelaraskan program pertanian dengan kebijakan pemerintah daerah agar optimalisasi lahan dapat berjalan efektif demi kesejahteraan masyarakat. Dengan pendekatan ini, ia berharap sektor pertanian tetap menjadi prioritas tanpa mengabaikan potensi ekonomi dari sektor pertambangan yang masih aktif di wilayah tersebut.

“Tentu kita lihat arah program pemerintah daerah sehingga kita dapat mengsinergikan upaya dan tujuan yang sama untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Khususnya di sektor pertanian, agar kesejahteraan petani di Kutai Kartanegara dapat terwujud,” ungkapnya.

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version