Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Jumat, 24 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Pemkab Kutim Lutfi18 November 2025365

    Sumarno: HIV Bisa Dikendalikan, Tak Perlu Ditakuti Berlebihan

    Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno
    Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Sangatta – Di balik angka yang mencemaskan, ada optimisme yang tumbuh. Hingga Agustus 2025, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) mencatat ada 104 kasus baru HIV/AIDS di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Angka ini menandai peningkatan kasus yang signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya, namun juga mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan dini.

    Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, menilai penemuan kasus baru justru menjadi hal yang positif. “Kalau HIV banyak ditemukan justru bagus, karena bisa cepat memutus mata rantai penularan. Sama seperti TBC, kalau orang enggan periksa lalu beraktivitas bebas, penularannya sulit dikendalikan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/11/2025).

    Menurut Sumarno, keberhasilan penanggulangan HIV tidak hanya bergantung pada layanan pengobatan, tetapi juga pada edukasi dan pendampingan berkelanjutan bagi para penyintas. Untuk itu, Dinkes Kutim memperkuat layanan pendampingan medis dan psikologis.

    Saat ini, tujuh penyuluh HIV aktif diterjunkan ke lapangan untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Mereka menyasar berbagai kelompok rentan seperti pelajar, komunitas sopir, dan pekerja di Tempat Hiburan Malam (THM). Sumarno menjelaskan, pihaknya bahkan menerapkan tiga metode pemeriksaan berbeda untuk kelompok tertentu demi akurasi hasil.

    “Bagi sopir atau pekerja hiburan malam, kami lakukan pemeriksaan hingga tiga kali dengan alat berbeda,” jelasnya.

    Setiap pasien positif HIV juga akan menjalani proses screening lanjutan guna melacak potensi penularan melalui kontak erat. Setelah itu, pasien akan mendapatkan terapi Antiretroviral (ARV) dan pendampingan secara berkala untuk memastikan mereka tetap disiplin menjalani pengobatan.

    Yang menarik, Dinkes Kutim juga melibatkan para penyintas HIV yang telah pulih untuk menjadi kader edukasi. Kehadiran mereka di tengah masyarakat terbukti lebih efektif menyampaikan pesan dan mengikis stigma yang masih melekat.

    “Mereka bisa berbagi pengalaman langsung, menunjukkan bahwa HIV bisa dikendalikan dan tidak perlu ditakuti berlebihan,” pungkas Sumarno.

    Dengan pendekatan yang inklusif dan edukatif, Kutai Timur berharap dapat menekan laju penularan HIV/AIDS dan meningkatkan kualitas hidup para penyintas secara berkelanjutan. (ADV).

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSemua Puskesmas di Kutim Kini Terakreditasi Nasional
    Next Article Pengalihan Penyuluh Pertanian Kutim ke Pusat Mulai 1 Januari

    Related Posts

    DPRD dan Pemkab Kutim Fokus Perkuat Regulasi

    6 Mei 2026

    7.500 Lebih Kunjungi Pameran Kebudayaan Islam Kutim di Masjid Al Faruq

    23 November 2025

    Disdikbud Kutim Siapkan Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Seni 2026

    23 November 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.