Sangatta – Hari itu, Ruangan Demokrat lantai tiga, tampak berbeda dari biasanya. Pukul 11.00 WITA, suasana hangat dan penuh kekeluargaan mulai terasa. Para tamu yang terdiri dari anggota DPRD, staf, serta pengurus DPC Partai Demokrat berdatangan untuk menghadiri undangan syukuran ruang baru yang akan ditempati oleh Masdari Kidang anggota DPRD Kutai Timur terpilih periode 2024-2029.
Acara ini bukan hanya sekadar perayaan ruangan baru, melainkan juga wujud penghormatan terhadap tradisi lokal. Bagi Masdari, selametan atau syukuran adalah bagian tak terpisahkan dari adat dan budaya yang harus dilestarikan. “Tiap kita tempat baru harus diselamati. Kita harus menghormati adat istiadat kita,” ujar Masdari dalam sambutannya yang penuh semangat.
Selametan adalah bagian penting dari budaya masyarakat Kutai Timur, sebuah prosesi syukur yang dilakukan ketika seseorang menempati tempat baru, baik itu rumah atau tempat kerja. Bagi Masdari, menjalani amanah sebagai anggota DPRD di tempat yang baru harus dimulai dengan doa dan harapan untuk kebaikan. Tradisi ini dianggapnya sebagai simbol awal perjalanan yang lebih baik dan berkah.
Acara syukuran berlangsung dengan suasana yang akrab. Sejumlah tokoh penting turut hadir untuk memberikan dukungan kepada Masdari. Tak hanya sekadar acara formal, syukuran ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para anggota DPRD dan masyarakat. Doa bersama dipanjatkan agar ruangan baru ini membawa keberkahan bagi tugas Masdari ke depan.
Dalam acara tersebut, tumpeng sebagai simbol tradisi syukuran dipotong, disertai dengan berbagai sajian khas Kalimantan Timur. “Selametan ini seperti prosesi pengantin,” kata Masdari, mengibaratkan prosesi ini sebagai bagian penting dalam memulai perjalanan baru. Menurutnya, selametan bukan hanya tradisi semata, tetapi juga cara untuk memulai tugas dengan niat baik dan tulus.
Suasana semakin terasa hangat ketika para tamu menikmati hidangan sambil berbincang santai. Syukuran ini menjadi lebih dari sekadar acara peresmian ruangan. Ini adalah momen penting di mana kebudayaan lokal tetap hidup dan dihormati meskipun di tengah tugas dan tanggung jawab sebagai pejabat publik.
Di akhir acara, Masdari mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir. Ia berharap, dari ruangan barunya ini, ia dapat menjalankan tugas dan amanah sebagai wakil rakyat dengan baik, membawa perubahan positif bagi masyarakat Kutai Timur. “Tempat ini bukan sekadar ruang kerja, tapi ruang perjuangan untuk masyarakat,” tuturnya penuh harapan.
Acara syukuran berjalan lancar, penuh dengan doa dan harapan baik. Ini bukan hanya perayaan ruangan baru, tapi juga cerminan kuatnya kearifan lokal yang terus dijaga oleh Masdari dalam setiap langkahnya.
