Kukar – Sebanyak 167 pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama pengurus KTNA dari 20 kecamatan resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2030. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua KTNA Provinsi Kalimantan Timur, H. Anwar, yang berlangsung di Demplot Ketahanan Pangan Koramil 0906-02/Loa Kulu, Senin (25/8/2025).
Acara tersebut turut dihadiri Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, Ketua Umum KTNA Nasional, HM. Ir. Yadi Sofyan Noor, SH, Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, H.M. Taufik, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Muslik, dan Kepala Dinas BPMDes, Aryanto. Hadir pula Camat Loa Kulu, Ardinansyah, serta Kepala Desa Sumber Sari, Sutarno.
Dalam sambutannya, Ketua KTNA Kukar, Edi Damansyah, menyampaikan harapannya agar para pengurus yang baru dikukuhkan mampu bekerja nyata dalam mendukung ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Menurutnya, KTNA Kukar harus berperan sebagai mitra strategis pemerintah, terutama dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan.
“Organisasi ini sudah kita bangun bersama sebagai pondasi utama dalam mendukung ketahanan pangan. Mari kita rapatkan barisan, mantapkan langkah, dan wujudkan tujuan agar Kutai Kartanegara bisa menjadi lumbung pangan nasional,” tegas Edi Damansyah.
Sementara itu, Ketua Umum KTNA Nasional, Yadi Sofyan Noor, menekankan bahwa Kutai Kartanegara memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan. Menurutnya, sumber daya lahan dan perairan yang dimiliki Kukar sangat mendukung untuk menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan Indonesia.
“KTNA Kutai Kartanegara harus mampu menjawab harapan besar ini. Dengan kerja sama yang solid, bukan hanya kesejahteraan petani dan nelayan yang meningkat, tetapi juga keberlanjutan ketahanan pangan daerah bisa terwujud,” ujar Yadi Sofyan Noor.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pengurus KTNA yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan KTNA dalam mendorong program-program strategis ketahanan pangan, baik melalui peningkatan produksi pertanian, peternakan, maupun perikanan.
“KTNA adalah mitra penting pemerintah daerah. Kami berharap ke depan, kolaborasi antara pemerintah, KTNA, dan masyarakat semakin kuat, sehingga visi menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan nasional dapat tercapai,” kata Aulia.
Selain prosesi pengukuhan, acara ini juga menjadi momentum konsolidasi antar-pengurus KTNA di tingkat kabupaten dan kecamatan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi, menyusun langkah strategis, serta memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, dalam rangka mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.
Dengan dikukuhkannya 167 pengurus KTNA Kukar ini, diharapkan organisasi tersebut dapat menjadi motor penggerak pembangunan pertanian dan perikanan. Lebih dari itu, KTNA juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kelembagaan petani dan nelayan, serta menghadirkan inovasi untuk menjawab tantangan pangan di masa depan.
