Javasia.idJavasia.id
    Trending

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Senin, 26 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    DPRD Kukar Lutfi15 Mei 202549

    Warga Surya Bakti Kukar Terdesak Tambang Batu Bara

    Johansyah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kukar
    Johansyah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kukar
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email
    Kukar Idaman

    Kukar – Seperti pasir yang digerus waktu, ketenangan warga RT 21 Dusun Surya Bakti, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, perlahan menghilang. Lumpur setinggi lutut menggenangi rumah, tembok rumah retak, dan banyak keluarga kini hidup terpisah dari rumah mereka sendiri. Di balik semua ini, aktivitas tambang batu bara milik PT Karya Putra Borneo (KPB) menjadi sumber duka yang tak kunjung terobati.

    Selama tiga tahun terakhir, puluhan kepala keluarga harus menghadapi banjir lumpur, udara tercemar, dan air sumur yang tak lagi bisa diminum. Aktivitas tambang yang semakin dekat telah merusak 16 rumah, dan delapan di antaranya kini ditinggalkan. Penghuninya mengungsi ke tempat saudara atau kembali ke kampung halaman.

    Ketua RT 21, La Salewangan, mengungkapkan rasa putus asanya. “Kami sudah berkali-kali mencoba berkoordinasi dengan pihak perusahaan. Tapi hasilnya nihil,” ujarnya, menatap deretan rumah yang perlahan kosong. Ia menyebut tidak ada satu pun kompensasi yang diterima warga.

    Kondisi tersebut diperparah oleh pencemaran yang tak terlihat, namun menyiksa. Mustang, salah seorang warga, menyebutnya sebagai “bencana diam-diam”. Menurutnya, banjir bercampur lumpur mulai parah sejak dua tahun lalu. Rumah tetangganya bahkan sudah jadi gudang lumpur.

    Masalah ini akhirnya memicu perhatian legislatif. Komisi III DPRD Kutai Kartanegara melakukan inspeksi mendadak pada Kamis (15/5/2025). Mereka bertemu warga dan melihat langsung kerusakan yang terjadi. Perwakilan PT KPB, Wildan Aminatana, mengakui dampak lingkungan dan menjanjikan normalisasi sungai. Namun, ketika ditanya soal pembebasan rumah, jawabannya masih menggantung.

    “Saat ini kami masih mengusahakan normaslisasi kali. Kami belum dapat mengambil keputusan terkait pembelian atau pembebasan rumah warga,” ucapnya singkat.

    Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kukar, Johansyah, mendesak perusahaan segera membebaskan lahan warga. Ia menegaskan, aktivitas tambang yang hanya berjarak beberapa ratus meter melanggar Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 2012.

    “Satu-satunya jalan adalah pembebasan lahan atau merelokasi warga. Kalau tidak, bencana akan terus berulang dan korban jiwa bisa saja terjadi,” katanya tegas.

    “Setelah sidak ini. Kami akan membentuk tim, untuk solusi terbaik. Baik dari pemerintah Kukar, inspektur tambang, BPWS dan perusahaan tambang sekitar,” imbuhnya.

    Meski PT KPB mengantongi dokumen lingkungan resmi dari Kementerian LHK, keselamatan warga tetap menjadi pertanyaan besar. Kepala Desa Batuah, Abdur Rasyid, berharap sidak ini menjadi titik balik. “Saya optimis, jangan sampai warga terus jadi korban,” ujarnya.

    Di tengah suara mesin tambang dan deru truk, harapan warga terus bergantung pada janji yang belum pasti. Mereka ingin kembali hidup tenang, di rumah sendiri, di kampung yang dulu nyaman—bukan dalam genangan lumpur yang setiap saat bisa menelan segalanya.

    Kukar Lingkungan Rusak PT KPB Tambang Batu Bara Warga Terdampak
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSugiono Apresiasi Pembangunan Teras Samarinda
    Next Article HUT Surabaya ke-732, Hotel ARTOTEL TS Suites Suguhkan Promo Keluarga

    Related Posts

    DPRD Kukar Fasilitasi Hibah Aset untuk Pembangunan Gudang Bulog di Bukit Biru

    21 Oktober 2026

    Dorong Pemekaran Kecamatan Muara Kaman, DPRD Kukar Bahas Pencabutan Perda 1999

    21 Oktober 2026

    HUT ke-64 Purwa Jaya, Ahmad Yani Serukan Persatuan Warga

    18 Oktober 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026

    DPMD Kukar Siapkan Pendekar Idaman Terbaik di Tiap RT untuk Kawal Program RT-Ku Terbaik

    23 Oktober 2026

    Program Terima Kasih Guru Ngajiku, Pemkab Kukar Perluas Insentif bagi Lima Agama

    23 Oktober 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.