Javasia.idJavasia.id
    Trending

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Minggu, 25 Oktober 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Daerah Dian7 Agustus 202528

    Sengketa Tanah di Sidoarjo, Pemdes Jumputrejo Minta Jalur Hukum

    Kantor Desa Jumputrejo Kec.Sukodono.
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email
    Kukar Idaman

    Sidoarjo – Sengketa tanah antara warga dengan Pemerintah Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, kembali menjadi sorotan publik. Perselisihan yang melibatkan keluarga ahli waris dari almarhum Bakir P. Kasan ini menyeruak setelah muncul klaim kepemilikan atas sebidang tanah seluas sekitar 600 meter persegi, yang oleh desa disebut sebagai bagian dari Tanah Kas Desa (TKD).

    Masalah ini mencuat ketika Kholik, salah satu ahli waris, menyatakan bahwa ia memiliki dokumen sah berupa Letter C No. 12 yang mencantumkan nama almarhum Bakir P. Kasan sebagai pemilik sah. Namun di sisi lain, Pemerintah Desa mengacu pada Keputusan Kepala Desa tahun 1992 yang menyebutkan bahwa tanah tersebut telah menjadi aset desa sejak masa kepemimpinan almarhum Kades Robianto.

    “Memang ada warga yang membawa Letter C atas nama Bakir P. Kasan. Tapi di Botek (buku catatan desa) tercatat sebagai TKD. Keputusan Kepala Desa tahun 1992 menyatakan itu tanah desa. Namun demikian, kami tidak pernah memanfaatkan apalagi mengkomersialkan lahan tersebut,” jelas Kepala Desa Jumputrejo, Widarto, saat dikonfirmasi Rabu (6/8/2025) sore.

    Ia menegaskan bahwa selama ini tanah tersebut berstatus quo atau tidak digunakan dalam bentuk apapun oleh pemerintah desa. Kondisinya pun sudah kosong alias ‘bongkor’, tanpa bangunan atau aktivitas di atasnya.

    Menanggapi polemik yang kian berkembang, Widarto menegaskan bahwa pemerintah desa membuka diri untuk penyelesaian secara damai dan kekeluargaan. Namun bila jalan musyawarah tak menemukan titik temu, ia mempersilakan pihak ahli waris untuk membawa kasus ini ke jalur hukum.

    “Kami sangat berharap masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi kalau memang harus ke pengadilan, itu juga tidak masalah. Yang penting ada putusan hukum yang sah agar semuanya jelas,” ujarnya.

    Widarto juga menyarankan agar pihak yang merasa dirugikan bisa menggugat Keputusan Kepala Desa tahun 1992, jika memang dianggap sebagai sumber masalah. Menurutnya, pengadilan adalah lembaga yang paling tepat untuk menentukan kebenaran kepemilikan atas lahan tersebut.

    Polemik kepemilikan tanah desa seperti ini bukan yang pertama terjadi di Sidoarjo, dan mencerminkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan aset desa. Kasus ini menjadi cermin perlunya dokumentasi pertanahan yang lebih tertib dan upaya preventif untuk menghindari konflik serupa di masa depan.

    Dengan semakin besarnya perhatian masyarakat terhadap aset desa, diharapkan penyelesaian kasus ini dapat memberikan kejelasan hukum dan menjadi pembelajaran bagi desa-desa lain dalam menjaga tertib administrasi agraria.

    Hukum Agraria Jumputrejo Kasus Pertanahan Sengketa Tanah Sidoarjo
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleNasrullah Soroti Ketidakjelasan Pembangunan Wilayah Penyangga IKN
    Next Article ARTOTEL TS Suites Hidupkan Surabaya Lewat Pasar Malam Kolaboratif

    Related Posts

    Ponton Bermuatan Batu Bara Tabrak Rumah Warga di Loa Duri Ulu, Perusahaan Siap Bertanggung Jawab

    22 Oktober 2026

    Bantuan Korban Kebakaran di Melayu Terus Disalurkan, Lurah Imbau Donatur Batasi Pakaian Bekas

    10 Oktober 2026

    PWI Kukar Ulurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Danau Aji

    9 Oktober 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    GEMA Kukar Tak Sekadar Mengaji, Bupati Tekankan Pembentukan Watak ASN

    24 Oktober 2026

    Tingkatkan Kualitas ASN, BKPSDM Kukar Tekankan Pentingnya Pengembangan Kompetensi

    24 Oktober 2026

    Bupati Kukar Perkuat Kualitas ASN melalui Program ASN Terbaik

    24 Oktober 2026

    DPMD Kukar Siapkan Pendekar Idaman Terbaik di Tiap RT untuk Kawal Program RT-Ku Terbaik

    23 Oktober 2026

    Program Terima Kasih Guru Ngajiku, Pemkab Kukar Perluas Insentif bagi Lima Agama

    23 Oktober 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.