Tenggarong – Suasana damai mewarnai aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor DPRD Kutai Kartanegara, Senin (1/9/2025). Sekitar 70 mahasiswa hadir untuk menyampaikan sejumlah tuntutan yang mereka nilai sebagai persoalan mendasar di masyarakat. Aksi berlangsung aman, tertib, dan terkendali dengan pengawalan aparat gabungan TNI-Polri.
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani bersama puluhan anggota dewan hadir langsung mendengarkan aspirasi mahasiswa. Ia bahkan menandatangani poin-poin tuntutan sebagai bukti komitmen DPRD dalam menindaklanjuti isu yang diangkat.
“Tentu kami harus melayani mereka. Kami sudah hadir lebih awal di lokasi, sama-sama berpanas-panasan mendengar langsung apa yang disampaikan rekan-rekan mahasiswa. Apa yang mereka suarakan, pada dasarnya juga merupakan persoalan yang kami rasakan dan tentu harus diselesaikan bersama,” ujar Ahmad Yani.
Ia menegaskan seluruh anggota DPRD Kukar berkomitmen mendukung aspirasi mahasiswa yang sejalan dengan kepentingan masyarakat. Namun, realisasi tuntutan akan disesuaikan dengan kewenangan masing-masing lembaga.
“Kalau persoalannya merupakan kewenangan pusat, tentu kami hanya bisa menyuarakan dan memberikan dukungan. Namun jika menyangkut kewenangan daerah, kami siap merealisasikannya. Misalnya terkait isu pemotongan beasiswa, saya tegaskan tidak ada pengurangan karena itu menyangkut langsung kebutuhan masyarakat,” tegas Ahmad Yani.
Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, juga menyampaikan apresiasi atas jalannya aksi yang berjalan damai. Menurutnya, mahasiswa Kukar telah menunjukkan contoh baik dalam menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan.
“Aksi demo atau penyampaian aspirasi oleh adik-adik mahasiswa hari ini berjalan dengan baik, aman, dan kondusif. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak, khususnya mahasiswa Kukar, karena mereka benar-benar melakukan aksi sesuai aturan. Aspirasi disampaikan langsung di hadapan DPRD, tanpa ada kericuhan,” ungkap Kapolres.
Dengan berakhirnya aksi, mahasiswa meninggalkan lokasi dengan tertib. Kehadiran aparat yang mengawal jalannya kegiatan serta sikap terbuka pimpinan dewan menjadi kunci terciptanya suasana kondusif. Aksi damai ini sekaligus menunjukkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung harmonis bila kedua belah pihak mengedepankan dialog dan solusi.
