Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Rumah Aspirasi Fasilitasi Kolaborasi PKS Kaltim dan Relawan Gerbang Mulawarman Fire Figh Hadapi Karhutla

    9 September 2026

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Rabu, 9 September 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Ekonomi dexpert8 Mei 20230

    Turun Tajam! Produksi Industri Jerman Anjlok pada Maret

    Setelah produksi di sektor industri berkembang dinamis di awal tahun, terjadi penurunan tajam yang tidak terduga di bulan Maret
    bendera jerman
    Ilustrasi bendera Jerman (dpa/picture alliance via Getty Images)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Wiesbaden – Pada bulan Maret 2023, produksi industri di Jerman menurun lebih banyak dari yang diharapkan. Data resmi yang dirilis pada hari Senin (8/5/2023) menunjukkan bahwa penurunan ini disebabkan oleh menurunnya produksi pada industri manufaktur mobil.

    Berdasarkan data musiman yang disesuaikan dari Badan Statistik Federal Destatis, produksi turun sebesar 3,4% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
    Data ini berbeda dibandingkan pertumbuhan yang kuat pada dua bulan sebelumnya, Januari dan Februari, dan lebih buruk dari perkiraan penurunan satu persen oleh analis yang disurvei oleh firma data keuangan FactSet.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Setelah produksi di sektor industri berkembang dinamis di awal tahun, terjadi penurunan tajam yang tidak terduga di bulan Maret,” kata Kementerian Perekonomian dalam sebuah pernyataan, mengutip AFP, Senin (8/5/2023).

    Kabar tersebut muncul setelah data yang dirilis pekan lalu menunjukkan anjloknya pesanan baru di pabrik-pabrik Jerman. Fenomena ini terjadi menyusul sektor industri negara itu dihantam oleh harga energi yang tinggi menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

    Meski begitu, ada harapan bahwa Jerman dapat menghindari penurunan.

    Industri otomotif merupakan kontributor utama penurunan bulan Maret, di mana pembuatan kendaraan dan suku cadang turun 6,5%. Padahal pada Februari sebelumnya, Jerman mengalami kenaikan 6,9%.

    Jerman adalah rumah bagi produsen mobil, termasuk Volkswagen, BMW dan Mercedes-Benz, dan sektor otomotif merupakan pilar industri negara tersebut.

    Setelah berkontraksi pada akhir tahun 2022, ekonomi Jerman menghindari resesi pada kuartal pertama tahun ini dan mencatat pertumbuhan yang datar. Pemerintah Jerman memperkirakan pertumbuhan sebesar 0,4% untuk keseluruhan tahun 2023.

    BMW Jerman Mercedes-Benz otomotif Volkswagen
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleAnies Baswedan Kritik Subsidi Mobil Listrik Pemerintah
    Next Article Toyota Hentikan Penjualan Yaris Ativ di Thailand Akibat Skandal Tes Keselamatan Daihatsu

    Related Posts

    Imam Abdurachman Nahkodai Genpro Kaltim, Fokus Perkuat Ekosistem Usaha

    9 Agustus 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026

    Comments are closed.

    Editors Picks

    Rumah Aspirasi Fasilitasi Kolaborasi PKS Kaltim dan Relawan Gerbang Mulawarman Fire Figh Hadapi Karhutla

    9 September 2026

    Fraksi PKS Kaltim Surati Pimpinan DPRD soal BBM dan Pemadaman Listrik PLN

    7 September 2026

    Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Kukar Siapkan Rasionalisasi APBD 2026

    7 September 2026

    Maulid Nabi di Jembayan, Jamhari Serukan Keteladanan

    7 September 2026

    Bupati Subandi Serahkan Kursi Roda kepada Tiga Warga Wonoayu, Dorong Mereka Kembali Beraktivitas

    7 September 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.