Sidoarjo – Ribuan senyum terukir di wajah warga Kelurahan Sidoklumpuk saat 1.000 paket sembako dan 1.000 porsi makanan gratis dibagikan dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Yayasan Mawar Sharon Peduli (MSP) bersama Forkopimda Sidoarjo, Kamis (11/12/2025). Bertempat di Perumahan Argent Park, acara ini menjadi bukti nyata kolaborasi antar lembaga dalam menghadirkan kepedulian di tengah masyarakat.
Penyerahan sembako secara simbolis dilakukan langsung oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Bupati Sidoarjo H. Subandi, Kapolresta Kombes Pol Christian Tobing, Dandim 0816 Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Kepala BNN Sidoarjo Kombes Pol Gatot Soegeng Soesanto, serta Pembina Yayasan MSP Pdt. David Lauli. Kehadiran para tokoh tersebut disambut antusias warga dan pengemudi ojek online yang juga menjadi penerima bantuan.
Bupati Subandi mengungkapkan rasa terima kasih kepada MSP dan Polri atas kontribusinya dalam meringankan beban masyarakat.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Yayasan Mawar Sharon Peduli dan Kepolisian Republik Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di Kabupaten Sidoarjo,” ujar Subandi.
Ia menekankan bahwa aksi ini bukan sekadar bantuan materi, namun merupakan bentuk sinergi sosial yang memperkuat solidaritas antarelemen masyarakat. Bantuan diharapkan dapat menjangkau kalangan yang membutuhkan seperti keluarga prasejahtera, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
“Dukungan dan kerja sama ini memperlihatkan bahwa ketika elemen masyarakat bersatu, dampak positifnya terasa luas dan cepat,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kata Subandi, akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan program sosial serupa. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian.
Senada dengan itu, Pdt. David Lauli menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Yayasan MSP untuk hadir di tengah masyarakat dengan aksi nyata.
“Kegiatan ini juga akan menumbuhkan semangat melayani bagi kota yang kita cintai, Kota Sidoarjo,” ucapnya.
Ia menambahkan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga komunitas relawan, untuk memperkuat pembangunan sosial berbasis kepedulian.
“Melalui kegiatan ini kami berharap kebaikan yang dibagikan dapat menjadi berkah dan membawa sukacita bagi masyarakat,” pungkasnya.
Bakti sosial ini menjadi salah satu bentuk nyata peran aktif lembaga keagamaan dan pemerintah dalam memperkuat jejaring sosial yang lebih inklusif, terutama di tengah tantangan ekonomi masyarakat bawah.
