Javasia.idJavasia.id
    Trending

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    PKK Tulangan Bahas “Duwik”, Dorong Bijak Kelola Uang

    22 Juli 2026

    Pemkab Sidoarjo Siapkan Wajah Baru Sentra Kuliner Gajah Mada, Konsep Modern untuk Bangkitkan UMKM

    22 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Sabtu, 25 Juli 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    DPRD Kaltim Lutfi30 April 2025345

    Efisiensi Anggaran Pusat Tekan Okupansi Hotel Kaltim

    Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra saat diwawancarai di Gedung E DPRD Kaltim, Senin (28/4/2025). (Lut/Javasia)
    Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra saat diwawancarai di Gedung E DPRD Kaltim, Senin (28/4/2025). (Lut/Javasia)
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Samarinda – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat ibarat badai dingin yang menghantam industri perhotelan di Kalimantan Timur. Hotel-hotel yang selama ini menggantungkan pemasukan dari kegiatan instansi pemerintah mulai mengalami penurunan tingkat hunian secara drastis, terutama di Samarinda, pusat pemerintahan provinsi.

    Dampak ini tak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, namun juga mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur. Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra, mengkritisi efek kebijakan yang dinilai terlalu menyeluruh hingga memukul sektor-sektor ekonomi lokal yang bergantung pada belanja pemerintah.

    “Kalau saya pribadi tidak setuju dengan efisiensi ini, karena dampaknya terlalu meluas. Banyak profesi lain yang terdampak karena sektor ekonomi ikut melemah,” ujarnya, Senin (28/4/2025) yang lalu.

    Ia menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran serta pembatasan aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) berdampak besar pada okupansi hotel. Ketergantungan yang tinggi terhadap agenda-agenda pemerintah menjadi titik lemah industri perhotelan lokal, yang kini terancam kehilangan pendapatan dan terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

    “Dampaknya sangat signifikan. Jika dibiarkan, ini bisa berujung PHK massal, dan itu yang tidak kita inginkan terjadi di Kaltim,” tegas politisi PPP dari daerah pemilihan Kota Balikpapan tersebut.

    Ia juga menyoroti penurunan jumlah kunjungan tamu di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), termasuk Balikpapan dan sekitarnya, yang turut menyebabkan anjloknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Nurhadi mengusulkan agar pemerintah pusat memberikan ruang kebijakan lebih fleksibel bagi sektor rentan ini.

    “Semakin jarang tamu berkunjung, otomatis PAD kota semakin terasa anjloknya,” tambahnya dengan nada prihatin.

    Menurutnya, pendekatan efisiensi tidak semestinya dilakukan secara merata tanpa mempertimbangkan kerentanan sektor tertentu. Ia mendorong agar pemerintah pusat turut menyusun solusi konkret demi menjaga keberlanjutan ekonomi daerah, khususnya sektor jasa dan pariwisata yang paling terdampak.

    “Kita perlu solusi konkret agar ekonomi daerah terus bergerak. Jangan sampai kebijakan efisiensi ini mengorbankan keberlanjutan ekonomi masyarakat,” tutupnya.

    Situasi ini menjadi pengingat bahwa dalam upaya menghemat anggaran negara, pemerintah perlu memperhatikan dinamika ekonomi di daerah yang bisa mengalami guncangan cukup besar akibat kebijakan berskala nasional.(ADV).

    Dampak Ekonomi Kaltim Efisiensi Anggaran Kebijakan Pemerintah Pariwisata Daerah Sektor Perhotelan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePAN Siap Rebut Peringkat 4 Nasional di Pemilu 2029
    Next Article Menko Pangan Kawal Pembentukan Koperasi Rumput Laut Desa Kupang

    Related Posts

    Firnadi Ikhsan: Fraksi PKS Kaltim Komitmen Dukung Hak Angket

    6 Mei 2026

    Lewat PDD ke-3, Jahidin Dorong Partisipasi Aktif Warga dalam Demokrasi

    10 April 2026

    PDD ke-11, Prof. Jahidin Dorong Masyarakat Melek Hak Sipil di Samarinda

    28 November 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    DPRD Kukar Dorong Dialog Terbuka Selesaikan Rekrutmen Tenaga Kerja dan Persoalan Lingkungan

    24 Juli 2026

    HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Disiplin Kerja

    7 Juli 2026

    Kukar Larang Perdagangan Daging Anjing, Kucing, dan Kera Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

    3 Juli 2026

    HM Jamhari Dorong Budaya dan Wisata Gunung Kelapis

    3 Juli 2026

    Musdes Loa Duri Ulu Susun RKPDes 2027, Prioritaskan Aspirasi Warga

    1 Juli 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.