Samarinda – “Kami lelah terus berada di urutan tujuh, kini saatnya ke posisi empat!” pekikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menggema penuh semangat dalam pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI DPW PAN Kalimantan Timur di Hotel Mercure, Samarinda, Rabu (30/4/2025).
Muswil ini digelar serentak bersama DPW PAN Jambi dan Kepulauan Riau, menandai konsolidasi nasional besar-besaran oleh partai berlambang matahari tersebut. Dalam pidatonya secara daring, Zulkifli menekankan bahwa Muswil bukan hanya seremoni rutin, melainkan batu loncatan menuju pembenahan dan penguatan struktur partai di akar rumput.
Zulkifli Hasan menyatakan bahwa PAN bukan lagi partai pelengkap di kancah politik nasional. “PAN adalah bagian dari pemerintah Presiden Prabowo Subianto, dan harus aktif mendampingi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti keberhasilan pemerintah saat ini yang telah mencapai swasembada pangan dalam enam bulan pertama, sebagai momentum politik yang perlu dimanfaatkan PAN.
“Kalau kita bekerja serius, kita bisa jadi partai nomor empat pada 2029,” ujarnya optimistis.
Sidang pleno Muswil Kaltim yang dipimpin oleh Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, menyetujui tata tertib forum serta menerima laporan pertanggungjawaban pengurus lama dengan beberapa catatan. Kepengurusan sebelumnya pun secara resmi dinyatakan demisioner.
Pada sesi selanjutnya, sebanyak 24 kader terbaik mendaftarkan diri sebagai calon formatur. DPP PAN kemudian menunjuk Erwan Izaruddin sebagai Ketua Formatur sekaligus Ketua DPW PAN Kaltim, didampingi oleh Sigit Wibowo sebagai Ketua Harian.
“Saya cukup kaget saat ditunjuk. Ini amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya,” ucap Erwan seusai Muswil.
Sementara itu, Sigit menegaskan kesiapan DPW Kaltim untuk mencetak kader unggulan dalam pemilihan kepala daerah maupun legislatif mendatang.
“Kami terus bekerja, menyolidkan struktur dan menyiapkan kader terbaik PAN sesuai instruksi ketua umum,” katanya.
Di wilayah lain, PAN Kepulauan Riau memilih Ridwan Arifalah sebagai Ketua Formatur dari 11 kandidat, sedangkan Gubernur Jambi, Al Haris, ditunjuk sebagai Ketua DPW PAN Jambi. Pemilihan tokoh daerah menunjukkan upaya sinergi kuat PAN dengan pemerintah lokal dalam memperluas pengaruh politik.
Konsolidasi ini menjadi langkah awal PAN untuk memutus tren “kutukan nomor tujuh” dalam pemilu sebelumnya, sekaligus menegaskan ambisinya untuk bersaing dengan partai-partai besar di 2029.
