Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Kukar Raih TPID Award 2026, Buah Kerja Pengendalian Inflasi di Era Aulia-Rendi

    24 September 2026

    Ahmad Yani Besaprah, Tradisi Makan Bersama yang Harus Terus Dilestarikan

    24 September 2026

    KUA-PPAS 2027 Disepakati Rp5,4 Triliun, Masih Menanti Dana Kurang Salur Rp2,2 Triliun

    24 September 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Jumat, 25 September 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Pemkab Kukar Alawi Mohammad18 September 2026376

    Erau Jadi Ruang Menjaga Jati Diri Budaya Kutai

    Bupati Kukar menghadiri Beluluh Sultan dan menekankan pentingnya Erau bagi pelestarian budaya serta penguatan ekonomi masyarakat.
    Prosesi adat Beluluh berlangsung di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara, Tenggarong, Kamis (17/9/2026). Ritual ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang pembukaan Erau Adat Kutai 2026.
    Prosesi adat Beluluh berlangsung di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara, Tenggarong, Kamis (17/9/2026). Ritual ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang pembukaan Erau Adat Kutai 2026.
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Kukar – Di tengah derasnya perubahan zaman, tradisi menjadi jangkar yang menjaga sebuah daerah tetap mengenali akar budayanya. Pesan itu mengemuka saat Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menghadiri prosesi adat Beluluh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, HM Aji Sultan Muhammad Arifin, di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara, Tenggarong, Kamis (17/9/2026).

    Beluluh Sultan merupakan salah satu ritual adat penting dalam rangkaian tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Prosesi tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan menjelang pembukaan Erau Adat Kutai 2026. Kehadiran Bupati Aulia dalam ritual itu sekaligus menunjukkan penghormatan serta dukungan Pemerintah Kabupaten Kukar terhadap upaya menjaga adat dan budaya Kutai yang diwariskan lintas generasi.

    Aulia memandang Erau bukan sekadar perhelatan tradisi yang digelar secara berkala. Lebih jauh, kegiatan tersebut memiliki posisi penting sebagai ruang untuk merawat nilai-nilai adat, memperkuat kebersamaan, serta mempertahankan jati diri masyarakat Kutai Kartanegara di tengah perkembangan kehidupan modern.

    “Untuk itu, mari kita jaga budaya dan terus kita lestarikan,” ujar Aulia.

    Menurut Aulia, kekayaan tradisi yang dimiliki Kutai Kartanegara perlu mendapatkan perhatian bersama agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya. Pelestarian tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab Kesultanan atau pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat sebagai pemilik sekaligus penerus kebudayaan.

    Erau, lanjutnya, memiliki nilai yang lebih luas karena menjadi simbol kekuatan budaya masyarakat Kukar. Nilai-nilai adat yang terkandung dalam rangkaian pelaksanaannya dapat menjadi salah satu landasan untuk mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat daerah.

    “Erau merupakan simbol kekuatan dan jati diri kita sebagai pondasi dalam satu kesatuan,” katanya.

    Karena itu, Aulia berharap seluruh rangkaian Erau Adat Kutai 2026 dapat terlaksana dengan tertib dan lancar. Pelaksanaan pesta adat tersebut juga diharapkan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, baik dalam aspek sosial dan budaya maupun aktivitas perekonomian daerah.

    Erau dinilai memiliki potensi untuk mempertemukan kepentingan pelestarian budaya dengan pengembangan ekonomi masyarakat. Kehadiran warga dan wisatawan selama rangkaian kegiatan dapat membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha lokal, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah, untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka.

    Perputaran aktivitas selama Erau juga diharapkan memberikan manfaat bagi berbagai sektor pendukung. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan, momentum budaya tersebut dapat menjadi ruang promosi bagi produk lokal sekaligus memperkuat daya tarik Kutai Kartanegara sebagai daerah yang memiliki kekayaan sejarah dan tradisi.

    Pemerintah Kabupaten Kukar menegaskan akan terus mendukung kegiatan yang memiliki nilai pelestarian budaya dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan daerah dan keberlanjutan warisan adat yang menjadi identitas Kutai Kartanegara.

    Perhatian terhadap generasi muda juga menjadi bagian penting dalam pelestarian Erau. Aulia berharap penyelenggaraan Erau Adat Kutai 2026 dapat membuat anak-anak muda semakin dekat dengan sejarah dan tradisi daerahnya. Pengenalan budaya sejak dini dinilai penting agar warisan adat tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi terus dipahami dan diteruskan oleh generasi berikutnya.

    Melalui keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah, Kesultanan, dan generasi muda, Erau diharapkan terus menjadi ruang hidup bagi kebudayaan Kutai. Pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026 pun tidak hanya menjadi perayaan tradisi, tetapi juga momentum memperkuat identitas daerah, kebersamaan masyarakat, dan aktivitas ekonomi lokal di Kutai Kartanegara.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleJamhari Minta Perusahaan Jembayan Aktif Jemput Aspirasi
    Next Article 58 Pejabat Kukar Dilantik, Pelayanan Publik Jadi Fokus

    Related Posts

    Kukar Raih TPID Award 2026, Buah Kerja Pengendalian Inflasi di Era Aulia-Rendi

    24 September 2026

    Beseprah Erau 2026, Raja Menjamu Rakyat dan Perkuat Kebersamaan

    24 September 2026

    Dispora Kukar Jamin Anggaran Porprov 2026 di Paser Aman

    24 September 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Kukar Raih TPID Award 2026, Buah Kerja Pengendalian Inflasi di Era Aulia-Rendi

    24 September 2026

    Ahmad Yani Besaprah, Tradisi Makan Bersama yang Harus Terus Dilestarikan

    24 September 2026

    KUA-PPAS 2027 Disepakati Rp5,4 Triliun, Masih Menanti Dana Kurang Salur Rp2,2 Triliun

    24 September 2026

    Beseprah Erau 2026, Sekretariat DPRD Kukar Dorong Semangat Pelayanan kepada Masyarakat

    24 September 2026

    Beseprah Erau 2026, Raja Menjamu Rakyat dan Perkuat Kebersamaan

    24 September 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.