Sangatta – Sangatta – Alun-Alun Bukit Pelangi memancarkan semangat baru saat Festival Pemuda Kreatif 2025 resmi dibuka pada Jumat malam (7/11/2025). Diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur, kegiatan ini menjadi ruang ekspresi luas bagi komunitas muda, pelaku UMKM, serta seniman lokal dari berbagai wilayah di Kutim.

Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menyampaikan acara ini dirancang berlangsung selama tiga hari ke depan. Dalam sambutannya. Ia menekankan pentingnya ruang kreasi seperti ini untuk mendorong kemandirian pemuda sekaligus membentuk karakter yang tangguh dan produktif.

“Kita ingin pemuda Kutim bangkit, mandiri, dan berdaya. Festival ini bukan hanya hiburan, tapi bagian dari strategi pembangunan kepemudaan,” ujar Basuki di hadapan ratusan pengunjung.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah siap memprioritaskan pelibatan talenta lokal dalam berbagai kegiatan, termasuk event-event besar yang digagas pemerintah.

“Mulai tahun ini hingga ke depan, kami ingin EO lokal, kreator muda, dan pelaku seni di Kutim menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” tegasnya.

Basuki juga mengingatkan bahwa tantangan pemuda saat ini bukan lagi soal keterbatasan fisik, melainkan gangguan dari dalam diri sendiri seperti kemalasan akibat teknologi, narkoba, dan judi online.

“Musuh pemuda zaman sekarang bukan penjajah, tapi godaan teknologi yang melemahkan semangat juang. Kreativitas boleh liar, tapi harus tetap lurus dan punya arah,” pesannya.

Festival Pemuda Kreatif 2025 menyuguhkan berbagai agenda seperti pertunjukan musik, pameran seni visual, bazar UMKM, hingga ruang diskusi komunitas. Seluruh kegiatan dirancang untuk mendorong kolaborasi antarpemuda dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif lokal.

Dengan dukungan penuh dari Dispora Kutim, festival ini menjadi simbol transformasi kepemudaan yang tak hanya kreatif, tetapi juga sadar peran dan potensi. Melalui ruang ini, pemerintah berharap generasi muda Kutim mampu bersaing secara positif dan menjadikan kreativitas sebagai kekuatan pembangunan daerah. (ADV)

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version