Kukar – Peta perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mengerucut. Pada hari terakhir pengembalian formulir pencalonan, Jumat (28/8/2026), H. Hasanuddin Mas’ud muncul dengan dukungan solid dari 20 Pimpinan Tingkat Kecamatan (PTK) Partai Golkar se-Kukar, sekaligus membuka peluang besar baginya untuk melaju sebagai calon tunggal.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan berkas formulir dukungan pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kukar di Kantor Sekretariat Partai Golkar, Jalan Patin, Kelurahan Timbau, Tenggarong. Dalam mekanisme pemilihan ketua DPD, terdapat 25 pemilik hak suara. Sebanyak 20 di antaranya merupakan para ketua PTK Golkar dari kecamatan-kecamatan di Kukar yang kini secara bulat mengarahkan dukungan kepada Hasanuddin Mas’ud.
Ketua PTK Partai Golkar Tenggarong, Deni Ruslan, menjelaskan tahapan penjaringan calon sebelumnya dimulai dengan pengambilan formulir pada Senin (24/8/2026). Sementara pengembalian dokumen pencalonan dilakukan hingga batas waktu terakhir pada Jumat (28/8/2026).
“Awalnya tanggal 24 kita melakukan proses pengambilan berkas formulir. Hari ini proses pengembalian berkas untuk pencalonan Ketua DPD Golkar yang akan datang. Dari 25 pemilik suara, 20 di antaranya merupakan PTK dari kecamatan-kecamatan. Secara bulat, 20 PTK sepakat mendukung Bapak Hasanuddin Mas’ud,” ujar Deni.
Dukungan 20 PTK tersebut menjadi modal politik yang cukup kuat dalam proses pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kukar. Jumlah itu bahkan mencakup sebagian besar pemegang hak suara dalam forum pemilihan. Meski demikian, masih terdapat lima suara lain di luar PTK yang akan menjadi bagian dari keseluruhan proses penentuan kepemimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Deni mengungkapkan, sebelum menentukan arah dukungan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah nama yang dipandang memiliki potensi untuk maju dalam pencalonan. Setidaknya terdapat tiga hingga empat kandidat yang sempat dikonfirmasi mengenai kesiapan mereka mengikuti kontestasi internal Golkar Kukar.
“Terkait ini kami sebelumnya sudah melakukan komunikasi dengan beberapa kandidat. Ada tiga atau empat orang yang kami konfirmasi. Ternyata yang bersedia dan siap maju pada detik terakhir hanya Pak Hasanuddin Mas’ud,” katanya.
Kondisi tersebut membuat peluang Hasanuddin Mas’ud menjadi satu-satunya calon semakin terbuka. Terlebih, hingga berakhirnya batas waktu pengembalian formulir pada Jumat (28/8/2026), belum ada informasi mengenai kandidat lain yang menyerahkan berkas pencalonan.
“Pemilik suara yang lain kami belum tahu, tetapi menurut informasi tidak ada lagi pengembalian formulir. Jadi mungkin bisa dipastikan calon yang maju adalah calon tunggal, yaitu Bapak Hasanuddin Mas’ud,” jelasnya.
Apabila tidak ada perubahan dalam tahapan berikutnya, dukungan mayoritas PTK ini berpotensi membuat proses pemilihan Ketua DPD Golkar Kukar berlangsung tanpa persaingan lebih dari satu kandidat. Meski demikian, seluruh mekanisme tetap akan mengikuti ketentuan organisasi dan tahapan internal partai yang berlaku.
Selain membicarakan figur ketua, para pimpinan Golkar di tingkat kecamatan juga membawa harapan terhadap arah organisasi ke depan. Deni berharap kepemimpinan berikutnya mampu memperkuat konsolidasi internal, sekaligus menjadikan berbagai pengalaman pada periode sebelumnya sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja partai.
Menurutnya, salah satu aspirasi yang menguat di tingkat PTK adalah pentingnya memberikan ruang lebih besar kepada kader internal ketika Golkar menghadapi agenda politik elektoral. Komitmen tersebut terutama diarahkan pada persiapan menghadapi pemilihan kepala daerah pada masa mendatang.
“Kami dari Partai Golkar berkomitmen, kawan-kawan PTK merekomendasikan agar ke depan calon dalam pemilihan kepala daerah harus berasal dari kader Golkar sendiri. Kami tidak bersedia lagi mendukung atau memajukan calon di luar kader Partai Golkar,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa proses pergantian kepemimpinan DPD Golkar Kukar tidak hanya berkaitan dengan penentuan ketua baru, tetapi juga menyangkut arah kebijakan politik organisasi. Dorongan untuk mengutamakan kader sendiri dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat regenerasi, loyalitas, dan posisi tawar Golkar dalam menghadapi kontestasi politik di Kukar.
Dengan berakhirnya masa pengembalian formulir, Hasanuddin Mas’ud kini berada di posisi terdepan dalam pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kukar. Dukungan bulat 20 PTK menjadi sinyal kuat terhadap konsolidasi internal, sementara kepastian mengenai status calon tunggal akan bergantung pada tahapan serta keputusan resmi partai berikutnya.
Key-phrase: Hasanuddin Mas’ud calon tunggal Ketua DPD Golkar Kukar
Meta Deskripsi: Hasanuddin Mas’ud didukung 20 PTK dan berpeluang menjadi calon tunggal Ketua DPD Partai Golkar Kukar.
Tags: Hasanuddin Mas’ud,Golkar Kukar,DPD Golkar Kukar,Politik Kukar,Musda Golkar.



