Javasia.idJavasia.id
    Trending

    Lima PTK Golkar Kukar Mulai Jaring Calon Ketua

    25 Agustus 2026

    Festival 1000 Tumpeng Hidupkan Budaya Loa Kulu

    25 Agustus 2026

    Lomba Agustusan PKK Kalidawir Jadi Ajang Guyub

    22 Agustus 2026
    Facebook Twitter Instagram
    Selasa, 25 Agustus 2026
    Facebook Twitter Instagram YouTube RSS
    Javasia.idJavasia.id
    • Sosbud
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Sejarah
    Javasia.idJavasia.id
    Politik Lutfi25 Agustus 2026472

    Lima PTK Golkar Kukar Mulai Jaring Calon Ketua

    Pengambilan formulir menjadi langkah awal konsolidasi dukungan menuju pemilihan Ketua DPD Golkar Kukar.
    Penjaringan Calon Ketua DPD Golkar Kukar 2026
    Penjaringan Calon Ketua DPD Golkar Kukar 2026
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Email

    Kukar – Peta perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kutai Kartanegara mulai tergambar. “Mesin” politik di tingkat kecamatan mulai bergerak setelah lima Ketua Pengurus Tingkat Kecamatan (PTK) mendatangi panitia untuk mengambil formulir pencalonan pada hari pertama pendaftaran, Senin (24/8/2026).

    Pengambilan formulir tersebut menandai dimulainya proses penjaringan calon Ketua DPD Partai Golkar Kukar menjelang musyawarah partai. Sejumlah kecamatan disebut terlibat dalam proses awal ini, yakni Muara Jawa, Loa Kulu, Tenggarong Seberang, Tenggarong, Samboja Barat, dan Sanga-Sanga. Meski enam kecamatan disebut dalam jajaran perwakilan, Ketua PTK Golkar Tenggarong Deni Ruslan menyebut terdapat lima ketua PTK yang hadir bersama untuk mengambil formulir pencalonan.

    “Jadi hari ini kebetulan telah dibuka sesi pendaftaran calon Ketua DPD Golkar Kukar. Kami yang hadir saat ini ada lima ketua PTK, mengambil formulir yang nantinya akan kami kembalikan beserta nama calon ketua DPD dari kawan-kawan. Batas terakhir tanggal 29 Agustus,” ujar Deni.

    Deni menjelaskan, pengambilan formulir belum sekaligus menentukan figur yang akan memperoleh dukungan. Para ketua PTK masih melakukan pembahasan dan menghitung kekuatan sejumlah nama yang dianggap memiliki kapasitas untuk memimpin Golkar Kukar. Proses komunikasi internal diperlukan karena masing-masing pengurus memiliki pertimbangan serta pilihan sendiri sebelum dukungan diarahkan kepada satu calon.

    Menurutnya, ruang komunikasi masih terbuka bagi pengurus maupun kader Golkar lainnya yang ingin bergabung dalam pembahasan pencalonan. Konsolidasi tersebut ditargetkan menghasilkan satu nama yang akan dibawa saat formulir dikembalikan. Kejelasan mengenai figur yang mendapat dukungan diharapkan sudah terlihat paling lambat pada 29 Agustus 2026.

    Ketua Organizing Committee (OC) Partai Golkar Kukar, Hery Asdar, menegaskan pengambilan formulir baru merupakan pintu awal dari seluruh rangkaian pencalonan. Setelah berkas diambil, peserta masih harus melewati tahapan pengembalian dokumen dan pemeriksaan kelengkapan sebelum dapat dinyatakan memenuhi ketentuan pencalonan.

    “Alhamdulillah hari pertama sudah ada yang mengambil berkas. Artinya masih ada peluang bagi yang lain, masih ada peluang bagi kader-kader lain untuk mencoba,” kata Hery.

    Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penjaringan belum mengarah pada satu figur tertentu. Kader yang memenuhi ketentuan masih mempunyai kesempatan masuk dalam bursa pencalonan selama mengikuti mekanisme dan jadwal yang ditetapkan panitia.

    Ketua Steering Committee (SC), Junaidi, menjelaskan pengambil formulir juga tidak diwajibkan langsung mencantumkan nama calon yang akan didukung. Tahapan berikutnya adalah pengembalian sekaligus verifikasi berkas yang dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 28 Agustus 2026.

    Junaidi mengatakan hasil verifikasi akan menjadi dasar untuk menentukan bakal calon yang memenuhi seluruh persyaratan. Nama-nama yang lolos kemudian dijadwalkan diumumkan pada 29 Agustus 2026, setelah panitia memastikan seluruh dokumen dan dukungan sesuai dengan ketentuan.

    Dalam proses pencalonan tersebut, terdapat tujuh persyaratan serta empat dokumen yang harus dipenuhi. Salah satu ketentuan penting adalah dukungan minimal 30 persen dari total pemilik suara. Dengan jumlah keseluruhan 25 suara, seorang calon setidaknya harus mengantongi delapan dukungan agar dapat memenuhi ambang pencalonan.

    Ketentuan dukungan itu membuat konsolidasi di tingkat kecamatan memiliki posisi penting dalam menentukan siapa yang bisa melangkah lebih jauh. Dukungan PTK maupun pemilik suara lainnya akan menjadi salah satu faktor utama dalam pembentukan kekuatan kandidat menjelang pemilihan Ketua DPD Golkar Kukar.

    Dengan dibukanya pendaftaran dan mulai diambilnya formulir oleh para pengurus kecamatan, persaingan menuju kursi Ketua DPD Partai Golkar Kukar pun memasuki tahap awal. Hingga pengumuman kandidat pada 29 Agustus 2026, dinamika dukungan masih berpeluang berubah seiring komunikasi dan konsolidasi antarkader yang terus berlangsung.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleFestival 1000 Tumpeng Hidupkan Budaya Loa Kulu

    Related Posts

    Pilkades Serentak Sidoarjo Berlangsung Kondusif, Bupati Subandi Ajak Cakades Jaga Kerukunan

    24 Mei 2026

    Menanti Genderang Musda Golkar Kukar: Arah Baru Menuju 2029

    5 Februari 2026

    Empat Pilar MPR Jadi Bekal Politik Beretika di Kota Bontang

    31 Desember 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Dondang Menyala, Ribuan Warga Hadiri HUT H. Alawi Ruslan, PT ADJ dan HUT RI

    20 Agustus 2026

    Jalan Nasional Jembayan Ambruk, Pengawasan dan Perencanaan Disorot

    16 Agustus 2026

    Jalan Jembayan Rusak Lagi, DPRD Kukar Desak Perbaikan Total

    15 Agustus 2026

    Rumah Aspirasi Firnadi Ikhsan Rawat Semangat Merdeka dan Cinta Rasul di Kukar

    14 Agustus 2026

    Pramuka Sidoarjo Didorong Jadi Penggerak Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

    14 Agustus 2026
    Advertisement
    © 2026 Javasia oleh Dexpert, Inc.
    Dikelola PT Javasia Media Utama
    • Redaksi
    • Pedoman
    • Kode Etik
    • Kontak

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.